Aplikasi-aplikasi web 2.0 bertumbuhan seperti jamur di musim hujan dalam peta persaingan industri software saat ini mendorong banyak perubahan fundamental berbagai aktivitas manusia penggunanya. Wah? sereem ya?? ya.. perubahan fundamental, perubahan besar dan mendasar.
Saat ini dengan adanya facebook, twitter, weblog dan yang lainnya disadari atau tidak telah mengubah gaya hidup serta peta hubungan (connection) antar manusia di bumi ini. Jika mau, saya yang berada di Bandung sangat mungkin berinteraksi dan mencoba memahami pemikiran-pemikiran beberapa tokoh dunia yang berada di Amerika Serikat sana, lewat facebook dan twitter milik saya —satu hal yang sangat sulit dilakukan dulu.
Begitupun dalam hal belajar dan pembelajaran, khususnya yang bersifat online (elearning), disadari atau tidak telah terjadi perubahan fundamental juga. Jika dahulu pembelajaran online lebih bersifat one way atau one to many, kalaupun ada interaksi baru sebatas hubungan guru dan murid, saja. Sekarang, telah berubah (sengaja/tidak sengaja) dengan adanya facebook, dll hubungan menjadi semakin intens dan natural, tidak lagi one to many tetapi menjadi many to many. Malang nasibnya beberapa software Learning Management System (LMS) seperti atutor dan yang lainnya saat ini telah banyak ditinggalkan, karena melalui facebook dianggap lebih menyenangkan, lebih dinamis.
Namun, hal di atas baru sekedar hipotesa, masih banyak tantangan untuk mewujudkan revolusi pembelajaran online yang diimpikan ini, beberapa tantangan itu diantaranya :
Beberapa tantangan di atas secara rasional harusnya dapat dijawab dengan beberapa hal, yaitu :
-selesai-
Hormat Saya,

individu untuk saling berbagi pengalaman belajar. tetapi tetap dalam pengaturan waktu dan topik kan? biar fokus ke 1 materi dulu. walaupun tidak ada tuntutan ketuntasan belajar di kelas
— 11 November 2009Tag-tag yang diizinkan : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>