<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sufyan Tsauri's Blog &#187; tren</title>
	<atom:link href="http://tsauri28.myhaley.com/blog/tag/tren/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog</link>
	<description>Let's Blogging !!!</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 09:31:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Fenomena Facebook di Dunia Pendidikan Kita</title>
		<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/fenomena-facebook-di-dunia-pendidikan-kita/</link>
		<comments>http://tsauri28.myhaley.com/blog/fenomena-facebook-di-dunia-pendidikan-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 08:02:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tsauri28</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[ilkom upi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Teknologi Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[tik]]></category>
		<category><![CDATA[tren]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tsauri28.myhaley.com/blog/?p=879</guid>
		<description><![CDATA[Dimuat dalam Harian Umum Priangan, 10 Februari 2010 “Buru&#8230; buka facebook, add urang!” ungkapan tersebut sering saya dengar dari ‘harewos’ para siswa ketika memulai kelas praktikum TIK di lab komputer tiap minggunya. Meski mencoba melarang, tapi ternyata sulit untuk membendung keinginan mereka untuk membuka situs jejaring sosial tersebut, biarlah.. yang penting mereka menggunakannya dengan wajar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Dimuat dalam Harian Umum Priangan, 10 Februari 2010</em></p>
<p><em>“Buru&#8230; buka facebook, add urang!” </em>ungkapan tersebut sering saya dengar dari <em>‘harewos’</em> para siswa ketika memulai kelas praktikum TIK di lab komputer tiap minggunya. Meski mencoba melarang, tapi ternyata sulit untuk membendung keinginan mereka untuk membuka situs jejaring sosial tersebut, biarlah.. yang penting mereka menggunakannya dengan wajar bukan?.<span id="more-879"></span><em> </em></p>
<p>Pada dasarnya bukan hal yang perlu ditakutkan jika siswa sudah mulai keranjingan dengan sebuah teknologi terkini semisal facebook, karena ini merupakan suatu konsekuensi yang harus kita terima dari perkembangan teknologi, seperti ungkapan dari Dr. Wawan Setiawan, M.Kom (Pembantu Dekan II FPMIPA UPI) <em>&#8220;Teknologi itu adalah konsekuensi yang harus diterima oleh semua orang, tekn</em><em>ologi bukan lagi sebagai pilihan!&#8221;</em>. Artinya kehadiran teknologi tidak bisa ditolak oleh siapapun, karena perkembangannya sungguh sangat kuat dan cepat mempengaruhi segala aspek kehidupan. Maka, jika kita menempatkannya sebagai sebuah pilihan (menggunakan atau tidak menggunakan), kita justru akan tergerus oleh pilihan kita sendiri.</p>
<p>Seperti kita ketahui bersama, facebook merupakan situs jejaring sosial terpopuler di dunia saat ini, bahkan di Indonesia situs ini merupakan situs paling banyak dikunjungi dan satu-satunya yang mampu mengalahkan google yang selama ini selalu memimpin (sumber: Alexa.Com). Hal tersebut mungkin disebabkan oleh banyak faktor pendorong seperti kelengkapan fitur yang dimilikinya dan kesederhanaan antarmuka/<em>interface</em> situs yang mudah digunakan oleh pengguna awam sekalipun.</p>
<p>Di wilayah Priangan Timur, meski saya belum mendapatkan angka persis tentang jumlah pengguna facebook, tetapi saya cukup yakin jika di wilayah Priatim pengguna facebook tidak kalah banyaknya, terbukti dengan ramainya berbagai <em>group </em>dan <em>page </em>yang memiliki kata kunci “Tasikmalaya”, “Garut”, “Ciamis”, dan sebagainya. Dari segi umur, kebanyakan yang bergabung dalam <em>group-group</em> tersebut adalah usia-usia remaja.</p>
<p>Dalam dunia pendidikan, semestinya fenomena “f<em>acebook booming”</em> ini bisa menjadi suatu peluang yang dapat dimanfaatkan oleh para penggerak roda pendidikan utamanya guru, kenapa? Karena apabila kita sebagai guru jeli memanfaatkan media ini, selain dapat digunakan untuk pelengkap pembelajaran di kelas juga dapat pula digunakan untuk hal-hal lain, seperti pengawasan pergaulan siswa di luar lingkungan sekolah dan kelas. Namun masalahnya, saat ini sudah berapa banyak guru yang sadar akan hal ini?</p>
<p>Pada dasarnya siswa dalam usia remaja dengan hadirnya media facebook menjadi lebih ekspresif, dengan bebas membuat status, <em>upload</em> foto dan berbagi catatan membuat mereka merasa “semakin ada”. Remaja selalu terpacu untuk melakukan hal-hal yang baru bagi mereka, dengan hadirnya facebook remaja cenderung penasaran untuk melihat profil orang-orang yang dikenalinya, melihat foto-foto dan mengomentari status, dan kadang tidak segan untuk <em>wall-to-wall</em> dengan gurunya, padahal di lapangan mereka enggan untuk berbicara langsung dengan gurunya tersebut. Guru yang cerdas dapat memanfaatkan hal ini, secara tidak langsung apabila guru mau melakukannya, guru bisa ‘menyentuh’ siswa lebih personal, dan apabila sudah berhasil saya yakin guru dapat menjadi pengarah sekaligus pengawas yang baik bagi para siswa, di sekolah maupun di luar sekolah.</p>
<p>Dalam pengamatan saya, fitur-fitur facebook banyak yang dapat dioptimalkan oleh para pendidik, seperti fitur foto <em>tagging </em>misalnya, guru yang bisa merangkul siswanya melalui facebook bisa saja melakukan penjelasan materi pelajaran dengan sebuah foto. Siswa-siswa di<em>-‘tag’</em> oleh gurunya dan kemudian diminta untuk berkomentar terhadap foto tersebut, dan guru akan bisa mengambil peranan sebagai fasilitator yang baik di sana. Contoh lain, di facebook ternyata telah ada sebuah aplikasi buatan orang Indonesia bernama “Teman Belajar” (<a href="http://apps.facebook.com/temanbelajar/" target="_blank">http://apps.facebook.com/temanbelajar/</a>) yang bisa saja dimanfaatkan oleh guru-guru dan siswa-siswa untuk melakukan semacam pembelajaran jarak jauh yang bersifat kolaboratif.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Guru Jangan Mau Gaptek!</strong></p>
<p><em>“Ah.. Bapak mah teu gaul..!!”,</em>ungkapan itu mungkin pernah kita dengar dari para siswa kita, tentu kita tidak bisa marah karena memang iya, rata-rata guru kita belum “gaul” menurut pandangan mereka para siswa.<em> </em>Salah satu ukuran “gaul” para siswa adalah menyangkut penggunaan teknologi, termasuk di dalamnya facebook. Saya mengajak para guru untuk tidak gaptek (gagap teknologi), karena sekali lagi, bahwa teknologi itu merupakan suatu konsekuensi perkembangan zaman.</p>
<p>Mungkin beberapa saran di bawah ini bisa dilaksanakan oleh kita para guru yang berkeinginan untuk “melek teknologi” :</p>
<ol>
<li>Mulailah memiliki akun facebook, jika kesulitan bertanya ke siswa bukan pilihan yang buruk bukan?</li>
<li>Bertahaplah menambahkan jaringan khususnya dengan para siswa kita sendiri, <em>add </em>satu persatu atau minta mereka untuk meng-<em>add</em> kita</li>
<li>Kenali dan manfaatkan fitur-fitur facebook dengan cerdas, yang penting dapat menyentuh siswa-siswa kita dengan lebih personal</li>
<li>Aktiflah di group atau aplikasi yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran (elearning).</li>
</ol>
<p><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p>Di tengah isu profesionalisme guru saat ini, dimana guru dituntut untuk mampu memberikan pembinaan optimal terhadap siswa-siswanya, tentunya salah satu indikatornya adalah hubungan antara guru dan siswa yang harmonis, guru sebagai pamong. Kehadiran facebook sebagai sebuah konsekuensi perkembangan teknologi sepatutnya dapat menjadi suatu momentum berharga bagi para guru profesional untuk meningkatkan kualitasnya, dengan merangkul siswa lebih personal.</p>
<p>Mari menjadi guru profesional!</p>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;">Penulis :</span></strong></p>
<p><strong>Asep Sufyan Tsauri</strong></p>
<p>Guru TIK MTs. Mu’awanah Cisayong &amp; Staff Lab Pendidikan TIK, Ilmu Komputer UPI Bandung</p>
<p>(<a href="../../../../../../">http://tsauri28.myhaley.com</a>)</p>
<p style="text-align: right;">Hormat Saya,<img class="alignright" src="http://www.mylivesignature.com/signatures/85713/tsauri28/e820e545a65f0ad978fa2050defbf27d.png" alt="signature" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tsauri28.myhaley.com/blog/fenomena-facebook-di-dunia-pendidikan-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teori Social Media dari Social Media</title>
		<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/teori-social-media-dari-social-media/</link>
		<comments>http://tsauri28.myhaley.com/blog/teori-social-media-dari-social-media/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 02:33:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tsauri28</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[elearning 2.0]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[toolbox development]]></category>
		<category><![CDATA[tren]]></category>
		<category><![CDATA[web 2.0]]></category>
		<category><![CDATA[Web Services]]></category>
		<category><![CDATA[Webservice]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tsauri28.myhaley.com/blog/?p=852</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin semua pengguna internet saat ini sudah terbiasa menggunakan social media untuk berbagai keperluan seperti facebook, youtube dan sebagainya. &#8216;Konon&#8217; katanya, dengan berbagai media yang ada sekarang kita bisa menggunakannya untuk bisnis, pendidikan bahkan untuk kepentingan kampanye politik. Tetapi, apakah kita telah mengetahui konsep tentang social media tersebut secara mendalam? nah, berikut ini beberapa pembahasan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin semua pengguna internet saat ini sudah terbiasa menggunakan social media untuk berbagai keperluan seperti facebook, youtube dan sebagainya. &#8216;Konon&#8217; katanya, dengan berbagai media yang ada sekarang kita bisa menggunakannya untuk bisnis, pendidikan bahkan untuk kepentingan kampanye politik. Tetapi, apakah kita telah mengetahui konsep tentang social media tersebut secara mendalam? nah, berikut ini beberapa pembahasan teori dari beberapa social media yang populer yang saya temukan, mudah-mudahan berguna <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .<span id="more-852"></span></p>
<ol>
<li><strong>Slideshare</strong>
<p>Berikut ini presentasi menarik tentang social media dari slideshare.<br />
<img style="visibility: hidden; width: 0px; height: 0px;" src="http://counters.gigya.com/wildfire/IMP/CXNID=2000002.0NXC/bT*xJmx*PTEyNTg3Njk*Njk1NzgmcHQ9MTI1ODc2OTUyNjkwNiZwPTEwMTkxJmQ9c3NfZW1iZWQmZz*yJm89NTZjMmMzNWM*YjRkNGExMjk2Njg4NDlmOGE4MmMwN2Imb2Y9MA==.gif" border="0" alt="" width="0" height="0" /></p>
<div id="__ss_2464172" style="width: 425px; text-align: left;"><object style="margin:0px" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="355" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=introtosocialmedia-091110025709-phpapp01&amp;stripped_title=a-quick-introduction-to-social-media-tools-and-how-they-can-help-you" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed style="margin:0px" type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="355" src="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=introtosocialmedia-091110025709-phpapp01&amp;stripped_title=a-quick-introduction-to-social-media-tools-and-how-they-can-help-you" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<div style="font-size: 11px; font-family: tahoma,arial; height: 26px; padding-top: 2px;">View more <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/">presentations</a> from <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/yaycaffeine">Mindy Zhang</a>.</div>
</div>
<p>Biasanya presentasi yang baik dapat menerangkan dengan cukup komprehensif dan dengan visualisasi yang menarik pula, tidak kalah dengan video.</p>
<div id="__ss_2546982" style="width: 425px; text-align: left;"><object style="margin:0px" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="355" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=socialnetworkssocialmedia-091120105740-phpapp02&amp;stripped_title=social-networks-social-media" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed style="margin:0px" type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="355" src="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=socialnetworkssocialmedia-091120105740-phpapp02&amp;stripped_title=social-networks-social-media" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<div style="font-size: 11px; font-family: tahoma,arial; height: 26px; padding-top: 2px;">View more <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/">presentations</a> from <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/caffination">caffination</a>.</div>
</div>
</li>
<li><strong>Youtube</strong>
<p>Video dari youtube.com<br />
<object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="344" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/MpIOClX1jPE&amp;color1=0xb1b1b1&amp;color2=0xcfcfcf&amp;hl=en_US&amp;feature=player_embedded&amp;fs=1" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="344" src="http://www.youtube.com/v/MpIOClX1jPE&amp;color1=0xb1b1b1&amp;color2=0xcfcfcf&amp;hl=en_US&amp;feature=player_embedded&amp;fs=1" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object><br />
Video diatas merupakan produk Commoncraft, secara pribadi saya sangat suka dengan cara penyampaiannya. <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
<li><strong>Twitter</strong>
<p>Follow beberapa user seperti <a href="http://twitter.com/buzzedition">@BuzzEdition</a>, <a href="http://twitter.com/briansolis">@BrianSolis</a> dan <a href="http://twitter.com/mashable">@mashable </a><br />
Selain itu bisa juga follow hastag seperti <a href="http://twitter.com/#search?q=%23socialmedia">#socialmedia</a>, <a href="http://twitter.com/#search?q=%23buzzword">#buzzword</a> dan <a href="http://twitter.com/#search?q=%23socialnetworking">#socialnetworking</a></li>
<li><strong>Facebook</strong>
<p>Group atau Page</p>
<p>1. <a href="http://www.facebook.com/mashable">Mashable</a> </p>
<p>2. <a href="http://www.facebook.com/dellsocialmedia">Dell – Social Media</a></p>
<p>3. <a href="http://www.facebook.com/SocialMediaClub">Social Media Club</a></p>
</li>
</ol>
<p>Sekian, mudah-mudahan bermanfaat!</p>
<p style="text-align: right;">Hormat Saya,</p>
<p style="text-align: right;"><img class="alignright" src="http://www.mylivesignature.com/signatures/85713/tsauri28/e820e545a65f0ad978fa2050defbf27d.png" alt="signature" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tsauri28.myhaley.com/blog/teori-social-media-dari-social-media/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memperkenalkan Diigo Social Bookmarking</title>
		<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/memperkenalkan-diigo-social-bookmarking/</link>
		<comments>http://tsauri28.myhaley.com/blog/memperkenalkan-diigo-social-bookmarking/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2009 01:25:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tsauri28</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[connectivism]]></category>
		<category><![CDATA[e-learning]]></category>
		<category><![CDATA[elearning]]></category>
		<category><![CDATA[elearning 2.0]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tik]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Teknologi Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[personal learning environments]]></category>
		<category><![CDATA[ple]]></category>
		<category><![CDATA[ples]]></category>
		<category><![CDATA[rekomendasi]]></category>
		<category><![CDATA[toolbox development]]></category>
		<category><![CDATA[tren]]></category>
		<category><![CDATA[Web Services]]></category>
		<category><![CDATA[Webservice]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tsauri28.myhaley.com/blog/?p=767</guid>
		<description><![CDATA[Satu lagi social networking yang saya ikuti, diigo namanya. Sifat dari social networking ini sedikit berbeda dengan yang lainnya, sehingga lebih tepat disebut social bookmarking. Mengapa? karena diigo ini memiliki fokus pada bagaimana membantu user untuk mengorganisir, me-share dan mendiskusikan koleksi website-webiste personal (bookmark). Sebetulnya social bookmarking bukan hal yang baru di dunia web 2.0, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Satu lagi <em>social networking</em> yang saya ikuti, <a href="http://diigo.com" target="_blank"><strong>diigo</strong></a> namanya. Sifat dari <em>social networking</em> ini sedikit berbeda dengan yang lainnya, sehingga lebih tepat disebut <strong><em>social bookmarking</em></strong>. Mengapa? karena diigo ini memiliki fokus pada bagaimana membantu user untuk mengorganisir, me-<em>share</em> dan mendiskusikan koleksi website-webiste personal (bookmark).</p>
<p>Sebetulnya social bookmarking bukan hal yang baru di dunia web 2.0, sebelumnya telah lahir social bookmarking semacam digg, google bookmark, dan sebagainya. Namun, diigo meskipun masih versi beta telah memiliki beberapa hal menarik yang belum dimiliki yang lainnya, cukup revolusioner menurut saya!. Seperti <span id="more-767"></span>fitur Sticky Notes, Read Later, Highlight dan sebagainya. Diigo ini sangat cocok untuk dijadikan tools untuk kita yang terbiasa browsing-browsing namun kesulitas untuk mengorganisirnya, dan terkadang kita lupa alamat web padahal itu sangat penting.</p>
<p>Berikut ini beberapa fitur yang cukup menarik dari diigo :</p>
<p><strong>Diigo Toolbar</strong><br />
Diigo memberikan fitur yang akan sangat membantu kita dalam melakukan hobby kita berselancar, yaitu toolbar yang dapat di-embed ke browser milik kita. Browser yang mendukung diantaranya firefox, IE dan flox.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="diigo toolbar" src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20090713074408_diigotoolbar_4a5a83588c770.jpg" alt="" width="500" height="117" /></p>
<p>Dengan adanya toolbar, kita tidak selalu harus untuk membuka website diigo untuk menggunakan fitur-fitur yang ditawarkan diigo. Tidak egois kan? <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Sticky Notes</strong><br />
Fitur ini memungkinkan kita berdiskusi di suatu halaman web tertentu dengan pengguna diigo lainnya. Sticky Notes ini dapat disetting hanya untuk catatan pribadi (private), group ataupun public.</p>
<p><img class="alignnone" title="diigo sticky notes example" src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20090713074408_sticky_4a5a835882ac6.jpg" alt="" width="485" height="181" /></p>
<p>Terdapat nilai plus dan minus dari fitur ini memang, jika tidak digunakan dengan baik fitur ini banyak dianggap sebagai fasilitas spamming, oleh karena itu sebaiknya fitur ini digunakan seperlunya saja.</p>
<p><strong>Diigo Group</strong><br />
<img class="alignright" title="signup diigo group" src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20090713074408_diigogroup_4a5a83589152b.jpg" alt="" width="167" height="127" /></p>
<p>Diigo sebagai <em>social networking</em>, fitur group ini memang merupakan fitur wajib. Dengan fitur ini kita bisa berkolaborasi tentang berbagai bookmark dengan user lain, sehingga pengetahuan kita bisa semakin luas dan kaya.</p>
<p>Sebaiknya mengikuti group yang memang diikuti oleh user-user yang sudah dipercayai anda, agar fungsi dari group ini bisa banyak membantu.</p>
<p><strong>Tips Menggunakan Diigo</strong><br />
Agar penggunaan diigo ini memberikan manfaat yang maksimal bagi pengetahuan anda, berikut ada beberapa tips yang bisa dilakukan.</p>
<ul>
<li>Bookmark yang memang benar-benar website penting</li>
<li>Buat perencanaan belajar pribadi yang sederhana saja, seperti topik apa yang akan dipelajari, sehingga kita fokus pada saat browsing dan memasukkannya ke diigo</li>
<li>berikan tag yang jelas, agar kita mudah mencarinya dikemudian hari</li>
<li>Manfaatkan sticky notes sebijak mungkin, jika tidak ingin disebut sebagai spammer <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
<li>Ikuti group yang berkualitas</li>
<li>Manfaatkan fitur highlight seoptimal mungkin</li>
<li>Jangan lupa mengdownload toolbarnya, karena akan sangat membantu.</li>
</ul>
<p><strong>Kesimpulan</strong><br />
Diigo merupakan situs social bookmarking yang memberikan banyak fitur yang menarik, cocok untuk kegiatan pembelajaran online pribadi kita, karena kita dapat mengorganisir <em>resource</em> yang bertebaran di dunia maya ini <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  .<br />
Selamat mencoba! dan jangan lupa kunjungi profil saya di <a href="http://www.diigo.com/profile/tsauri28">http://www.diigo.com/profile/tsauri28</a></p>
<p style="text-align: right;">Hormat Saya,<img class="alignright" src="http://www.mylivesignature.com/signatures/85713/tsauri28/e820e545a65f0ad978fa2050defbf27d.png" alt="signature" /></p>
<div id="clear"</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tsauri28.myhaley.com/blog/memperkenalkan-diigo-social-bookmarking/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fitur Baru WordPress 2.8</title>
		<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/fitur-baru-wordpress-28/</link>
		<comments>http://tsauri28.myhaley.com/blog/fitur-baru-wordpress-28/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 00:41:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tsauri28</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[elearning]]></category>
		<category><![CDATA[plugin wp]]></category>
		<category><![CDATA[toolbox development]]></category>
		<category><![CDATA[tren]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wp hack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tsauri28.myhaley.com/blog/?p=757</guid>
		<description><![CDATA[WordPress sudah mengeluarkan versi terbarunya beberapa minggu yang lalu, yaitu versi 2.8. Versi ini terbilang cukup cepat, sebelumnya wordpress mengeluarkan versi 2.7 dan 2.7.1, dan langsung loncat ke versi 2.8 ini. Terdapat beberapa fitur baru yang sangat memudahkan user, seperti theme installer dan plugin management update. Berikut ini 10 fitur baru yang di-review oleh nettuts.com [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wordpress.org" target="_blank"><strong>WordPress</strong></a> sudah mengeluarkan versi terbarunya beberapa minggu yang lalu, yaitu versi 2.8. Versi ini terbilang cukup cepat, sebelumnya wordpress mengeluarkan versi 2.7 dan 2.7.1, dan langsung loncat ke versi 2.8 ini.</p>
<p>Terdapat beberapa fitur baru yang sangat memudahkan user, seperti<strong> theme installer</strong> dan <strong>plugin management update</strong>. Berikut ini 10 fitur baru yang di-review oleh <a href="http://net.tutsplus.com/tutorials/wordpress/10-wordpress-28-features-to-look-out-for/" target="_blank">nettuts.com</a> (saya terjemahkan seperlunya).<span id="more-757"></span></p>
<p><strong>Columns, Drag and Drop Dashboard</strong></p>
<p>WordPress 2.8 memiliki dashboard yang lebih <em>user friendly</em>, dapat diatur apa saja yang ditampilkan dan bagaimana penempatannya. Fungsi drag and drop mengingatkan saya dengan layanan yang lebih dahulu mengusung fungsi ini, yaitu igoogle <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="alignnone" title="dashboard" src="http://nettuts.s3.amazonaws.com/356_wp28/columns.jpg" alt="" width="600" height="200" /></p>
<p><strong>Password Reminder</strong></p>
<p><img class="alignnone" title="PAss Reminder" src="http://nettuts.s3.amazonaws.com/356_wp28/password.jpg" alt="" width="600" height="200" /></p>
<p>Ketika menginstall wordpress baru kita suka diberi password yang di-generete oleh engine, terkadang kita lupa dan merepotkan seakali. Versi 2.8 memberikan fasilitas pengingat password.</p>
<p><strong>Themes Installer</strong></p>
<p>Dalam versi-versi sebelumnya, wordpress baru hanya memberikan fasilitas install plugin. Dalam versi terbaru ini, telah ditambahkan fasilitas themes installer, jadi sekarang tidak repot lagi harus upload manual themes ke web server <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="alignnone" title="theme" src="http://nettuts.s3.amazonaws.com/356_wp28/theme.jpg" alt="" width="600" height="200" /></p>
<p><strong>Syntax Highlighter &amp; Function Reference</strong></p>
<p><img class="alignnone" title="highlighter" src="http://nettuts.s3.amazonaws.com/356_wp28/syntax.jpg" alt="" width="600" height="350" /></p>
<p>Berita gembira bagi para developer wordpress, dalam versi 2.8 ini telah ditambahkan syntax highlighter dan function references untuk theme editor dan plugin editor.</p>
<p><strong>Widgets Interface</strong></p>
<p>Kini widget akan lebih mudah diatur, karena wordpress memberikan fasilitas widgets interface sehingga kita bisa melihat simulasi tampilan widget akan seperti apa.</p>
<p><img class="alignnone" title="widget" src="http://nettuts.s3.amazonaws.com/356_wp28/widgets.jpg" alt="" width="600" height="400" /></p>
<p><strong>Widget API</strong></p>
<p><img class="alignnone" title="widget api" src="http://nettuts.s3.amazonaws.com/356_wp28/widgetsapi.jpg" alt="" width="600" height="225" /></p>
<p>Fasilitas ini akan lebih memudahkan kita membuat widget sesuai dengan kebutuhan kita. Dengan adanya API, selain akan lebih memudahkan pembuatan juga akan membuat kode yang kita buat menjadi standar.</p>
<p><strong>Time Zones and DST</strong></p>
<p>WordPress kini mendukung time zone yang tidak terdapat di versi sebelumnya.</p>
<p><img class="alignnone" title="time zones" src="http://nettuts.s3.amazonaws.com/356_wp28/timezones.jpg" alt="" width="600" height="200" /></p>
<p><strong>Custom Taxonomies</strong></p>
<p>Satu hal lagi yang akan memanjakan para developer wordpress, pada versi ini kita dapat membuat taxonomi sesuai kebutuhan kita. Pada versi sebelumnya kita hanya mengenal 3 (tiga) taxonomi, yaitu category, post_tag dan link_category. Sekarang kita dapat menambahkan taxonomi sesuai kebutuhan kita.</p>
<p><img class="alignnone" title="taxonomies" src="http://nettuts.s3.amazonaws.com/356_wp28/taxonomy.jpg" alt="" width="600" height="200" /></p>
<p><strong>Faster Administration Pages</strong></p>
<p><img class="alignnone" title="faster admin" src="http://nettuts.s3.amazonaws.com/356_wp28/speed.jpg" alt="" width="600" height="200" /></p>
<p>Salah satu kelemahan wordpress versi sebelumnya adalah masalah performance dan loading times, ketika kita membuka wp-admin untuk membuat tulisan terbaru terasa sangat lambat jika dibandingkan dengan CMS lainnya. Dalam versi terbaru ini, wordpress telah memperbaharui hal tersebut, beberapa script telah dikompresi dan disederhanakan, sehingga masalah diatas diklaim telah teratasi.</p>
<p><strong>Plugin Management Update</strong></p>
<p><img class="alignnone" title="plugins" src="http://nettuts.s3.amazonaws.com/356_wp28/plugins.jpg" alt="" width="600" height="200" /></p>
<p>Sekarang wordpress menyediakan fasilitas update plugin secara otomatis, sehingga kita tidak repot lagi untuk install ulang secara manual.</p>
<p>Kesimpulan:</p>
<p>WordPress versi 2.8 memiliki banyak fitur baru yang menarik, khususnya untuk para developer. Namun sayang, sampai saat ini masih sedikit plugin yang sudah support versi ini.</p>
<p>Tulisan asli: http://net.tutsplus.com/tutorials/wordpress/10-wordpress-28-features-to-look-out-for/</p>
<p style="text-align: right;">Hormat Saya,<img class="alignright" src="http://www.mylivesignature.com/signatures/85713/tsauri28/e820e545a65f0ad978fa2050defbf27d.png" alt="signature" /></p>
<div id="clear"></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tsauri28.myhaley.com/blog/fitur-baru-wordpress-28/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masa Depan E-Learning</title>
		<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/masa-depan-e-learning/</link>
		<comments>http://tsauri28.myhaley.com/blog/masa-depan-e-learning/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2009 18:16:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tsauri28</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[e-learning]]></category>
		<category><![CDATA[elearning]]></category>
		<category><![CDATA[elearning 2.0]]></category>
		<category><![CDATA[ilkom upi]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[tik]]></category>
		<category><![CDATA[tren]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tsauri28.myhaley.com/blog/?p=752</guid>
		<description><![CDATA[E-Learning diprediksikan oleh banyak pakar akan menjadi sebuah metode yang akan digunakan oleh banyak lingkungan kerja untuk melakukan up-grading internal organisasi tersebut. Ada sebuah penelitian yang cukup menarik yang dilakukan oleh Kyong-Jee Kim dan Curtis J. Bonk dari Indiana University tahun 2004 yang melakukan survey untuk melihat masa depan E-Learning. Penelitian tersebut mencoba melihat kecenderungan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>E-Learning diprediksikan oleh banyak pakar akan menjadi sebuah metode yang akan digunakan oleh banyak lingkungan kerja untuk melakukan <em>up-grading</em> internal organisasi tersebut. Ada sebuah penelitian yang cukup menarik yang dilakukan oleh <span class="byline">Kyong-Jee Kim dan Curtis J. Bonk dari </span><span class="byline">Indiana University tahun 2004 yang melakukan survey untuk melihat masa depan E-Learning. Penelitian tersebut mencoba melihat kecenderungan pengembangan E-Learning yang akan dilakukan oleh 239 orang peneliti dan praktisi. Ada beberapa hal menarik dari hasil penelitan tersebut, seperti konsentrasi apa yang akan dikembangkan dimasa datang dan teknologi apa yang akan dipakai dimasa yang akan datang.<span id="more-752"></span></span></p>
<p><strong><span class="byline">Konsentrasi Pengembangan Yang Akan Datang</span></strong></p>
<p style="text-align: center;"><span class="byline"><img class="aligncenter" title="Fokus Pengembangan" src="http://elearnmag.org/content/subpages/images/kim_bonk_zeng/Figure2_350w_206h.jpg" alt="" width="350" height="206" /></span></p>
<p><span class="byline">Lebih dari 30% responden meramalkan bahwa di masa mendatang akan konsenterasi pada pengembangan konten dari sistem E-Learning. Di masa mendatang diperkirakan tool dan sistem bukan lagi konsentrasi utama dalam pengembangan E-Learning.<br />
</span></p>
<p><strong><span class="byline">Teknologi yang Diprediksikan Berkembang</span></strong></p>
<p style="text-align: center;"><span class="byline"><img class="aligncenter" title="Teknologi" src="http://elearnmag.org/content/subpages/images/kim_bonk_zeng/Figure4_350w_196h.jpg" alt="" width="350" height="196" /></span></p>
<p><span class="byline">Di masa mendatang, E-Learning diprediksi akan menjadi alat Knowledge Management dan bentuk dari model pelaksanaannya berupa pembelajaran studi kasus.</span></p>
<p><span class="byline">Untuk melihat hasil penelitian lebih lengkapnya silahkan lihat di:</span></p>
<p><span class="byline"><a href="http://elearnmag.org/subpage.cfm?section=research&amp;article=5-1" target="_blank">http://elearnmag.org/subpage.cfm?section=research&amp;article=5-1</a><br />
</span></p>
<p style="text-align: right;">Hormat Saya,<img class="alignright" src="http://www.mylivesignature.com/signatures/85713/tsauri28/e820e545a65f0ad978fa2050defbf27d.png" alt="signature" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tsauri28.myhaley.com/blog/masa-depan-e-learning/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penilaian Portofolio Online</title>
		<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/penilaian-portofolio-online/</link>
		<comments>http://tsauri28.myhaley.com/blog/penilaian-portofolio-online/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 02:43:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tsauri28</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[assesment]]></category>
		<category><![CDATA[elearning]]></category>
		<category><![CDATA[elearning 2.0]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tik]]></category>
		<category><![CDATA[metode penilaian]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan ilmu komputer]]></category>
		<category><![CDATA[rpp]]></category>
		<category><![CDATA[tren]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tsauri28.myhaley.com/blog/?p=724</guid>
		<description><![CDATA[Dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), proses pengujian atau penilaian merupakan suatu komponen yang tidak kalah penting dibandingkan dengan proses lainnya. Penilaian atau pengujian atau sering disebut juga assessment memiliki banyak model, seperti penilaian berbasis kelas, benchmarking, dan model portofolio. Model portofolio assessment cocok digunakan untuk mata pelajaran yang bersifat menuntut output pembelajaran siswa dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), proses pengujian atau penilaian merupakan suatu komponen yang tidak kalah penting dibandingkan dengan proses lainnya. Penilaian atau pengujian atau sering disebut juga <em>assessment</em> memiliki banyak model, seperti penilaian berbasis kelas, <em>benchmarking</em>, dan model portofolio.</p>
<p>Model <em>portofolio assessment</em> cocok digunakan untuk mata pelajaran yang bersifat menuntut <em>output</em> pembelajaran siswa dari segi pengetahuan, keterampilan dan sikap. Penilaian ini berupa penilaian terhadap sekumpulan karya peserta didik yang tersusun secara sistematis dan terorganisir yang diambil selama proses pembelajaran dalam kurun waktu tertentu.<span id="more-724"></span></p>
<p><strong>Mengapa Menggunakan Penilaian Portofolio?</strong></p>
<p>Menurut Suderajat (2004) dan Sumarna (2006), alasan mengapa menggunakan penilaian portofolio karena :</p>
<ol>
<li>dapat menghargai proses pembelajaran hasil belajar siswa</li>
<li>mengdokumentasikan proses pembelajaran yang berlangsung</li>
<li>memberi perhatian pada prestasi siswa yang memang memiliki prestasi</li>
<li>bertukar informasi dengan orang tua/wali, peserta didik dan guru</li>
<li>meningkatkan efektivitas proses pengajaran</li>
<li>dapat merefleksikan kesanggupan mengambil resiko dan melakukan eksperimen</li>
<li>dapat membina dan mempercepat pertumbuhan konsep diri pada siswa</li>
<li>siswa memandang lebih objektif dan terbuka dibandingkan dengan penilaian tradisional karena siswa menilai hasil kinerja sendiri</li>
<li>membantu peserta didik dalam merumuskan tujuan</li>
</ol>
<p><strong>Dapatkah Dilakukan Secara Online?</strong></p>
<p>Mengkonversi penilaian portofolio menjadi online bukan pekerjaan yang sulit, bahkan cenderung lebih mudah dan <em>low cost</em>. Bagaimana caranya?</p>
<p>Di era web 2.0 seperti sekarang ini, aplikasi-aplikasi yang bersifat <em>&#8216;user generated content</em>&#8216; menjamur dimana-mana, bahkan yang lokal berbahasa Indonesia-pun mulai bertumbuhan, dan yang paling penting semuanya itu tidak ada yang berbayar, alias GRATIS!. Kesemua aplikasi tersebut bisa dijadikan alat yang sangat powerfull untuk dijadikan media penilaian portofolio secara online.</p>
<ol>
<li><strong>Blog</strong>. Guru bisa memanfaatkan media blog untuk melihat proses belajar siswa dengan tulisan. WordPress.com, Blogspot.com atau dagdigdug.com kesemuanya gratis, semua siswa dapat memiliki blog yang bisa dimanfaatkan sebagai media portofolio mereka.</li>
<li><strong>Video</strong>. Siswa atau kelompok siswa dapat diinstruksikan untuk membuat video-video kecil untuk memperlihatkan proses belajarnya, kemudian upload ke youtube.com, misalnya.</li>
<li><strong>Dokumen, Presentasi, dsb</strong>. Siswa mungkin akan memiliki kebanggaan yang lebih jika buah fikirannya berupa makalah, presentasi (ppt), dsb dapat dilihat oleh semua orang. Saat ini sangat mudah dan tidak berbayar, tinggal upload di Slideshare.net, Scribd.com, dsb.</li>
<li><strong>Social Networking</strong>. Saat ini Guru dan orang tua dapat dengan mudah melihat perkembangan siswa melalui media social networking seperti Facebook.com, twitter.com, dsb. Apalagi kecendrungan pemakai aplikasi ini di Indonesia didominasi oleh anak-anak ABG (sumber: Alexa.Com).</li>
</ol>
<p>Dalam pandangan saya justru dengan dilakukan online, semuanya dapat menggambarkan keadaan yang senyata-nyatanya. Bagaimana siswa berfikir tentang sesuatu, bagaimana tentang kreatifitas siswa dapat dilihat dari kebiasaannya melakukan <em>online activity</em> di dunia maya.</p>
<blockquote><p>Catatan ini merupakan salah satu topik penelitian di Program Studi <strong><a href="http://cs.upi.edu">Pendidikan Ilmu Komputer</a> FPMIPA UPI</strong> di Bandung, suatu Prodi baru untuk menjawab kebutuhan <strong><a href="http://cs.upi.edu/v2/index.php?page=guru-tik" target="_blank">guru TIK </a></strong>di lapangan.</p></blockquote>
<p style="text-align: right;">Hormat Saya,</p>
<p style="text-align: right;"><img class="alignright" src="http://www.mylivesignature.com/signatures/85713/tsauri28/e820e545a65f0ad978fa2050defbf27d.png" alt="signature" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tsauri28.myhaley.com/blog/penilaian-portofolio-online/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tren Website Sekolah 2009</title>
		<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/tren-website-sekolah-2009/</link>
		<comments>http://tsauri28.myhaley.com/blog/tren-website-sekolah-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 May 2009 00:00:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tsauri28</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[CSS]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[rekomendasi]]></category>
		<category><![CDATA[toolbox development]]></category>
		<category><![CDATA[tren]]></category>
		<category><![CDATA[Webservice]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tsauri28.myhaley.com/blog/?p=711</guid>
		<description><![CDATA[Sekolah modern saat ini lebih banyak dituntut untuk dapat memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik dan masyarakat luas, Sekolah tak ubahnya seperti sebuah perusahaan yang harus mampu memberikan jaminan kualitas atas produk-produk keluarannya jika tidak mau ditinggalkan oleh masyarakat. Sehingga pada perkembangannya di Indonesia, banyak sekolah yang bersusah payah mengantongi sertifikat-sertifikat penjaminan kualitas seperti sertifikat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekolah modern saat ini lebih banyak dituntut untuk dapat memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik dan masyarakat luas, Sekolah tak ubahnya seperti sebuah perusahaan yang harus mampu memberikan jaminan kualitas atas produk-produk keluarannya jika tidak mau ditinggalkan oleh masyarakat. Sehingga pada perkembangannya di Indonesia, banyak sekolah yang bersusah payah mengantongi sertifikat-sertifikat penjaminan kualitas seperti sertifikat ISO, SBI dan sebagainya. Dalam hal sosialisasi dan komunikasi sosial, hadirnya sebuah media website Sekolah telah menjadi tren, mungkin karena lebih mudah, murah dan bisa cepat dibuat jika dibandingkan harus bersosialisasi melalui media massa.</p>
<p>Mencoba melakukan <em>scanning</em> ke beberapa situs web Sekolah / Lembaga Pendidikan di Indonesia, kok rasa-rasanya <em>&#8216;standar&#8217;</em> seperti itu ya?. Awalnya jelas, pasti dengan adanya website sekolah tersebut, sekolah ingin dapat melakukan sosialisasi<span id="more-711"></span> ke masyarakat yang lebih luas tentang keberadaannya melalui internet. Namun dengan pengadaan dan pemeliharaan yang seadanya, kok rasanya malah jadi <em>boomerang</em> &#8211;alih-alih <em>gengsi</em> malah jadi memperlihatkan<em> ketidakprofesionalan</em> manajemen di dalamnya.</p>
<p>Dalam hemat saya, sebetulnya sekolah tidak harus mengalokasikan budget yang besar untuk pengadaannya, hanya tinggal melakukan beberapa strategi yang bisa dilakukan oleh siapapun bagi yang berniat membuat sebuah website sekolah yang menarik, komunikatif dan<em> marketable</em> (pembahasan strategi akan dibahas selanjutnya <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ). Sekarang saya akan merinci beberapa tren yang mungkin dapat dimasukkan (opsional) ke dalam website sekolah dan menurut ukuran saya bisa membuat website sekolah tersebut lebih <em>marketable</em>. Poin-poin ini merupakan hasil <em>scanning</em> ke beberapa website lembaga pendidikan di luar negeri.</p>
<h3><strong>Gambar atau foto yang &#8216;hidup&#8217;</strong></h3>
<p>Jangan ragu untuk memperlihatkan kondisi dan situasi natural sekolah setiap harinya, tampilkan di halaman website paling depan.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.englishuknorth.com/"><img class="aligncenter" title="gambarhidup" src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20090520192659_gambarbesar_4a13f7130f7b0.jpg" alt="" width="499" height="309" /></a></p>
<p>Halaman depan website sekolah sebaiknya jangan terlalu &#8216;ramai&#8217; dengan banyak konten dan link, analogikan itu sebagai pintu gerbang sekolah dalam arti sebenarnya, jangan buat pengunjung bingung sebelum mengeksplorasi lebih dalam website tersebut.</p>
<h3><strong>Fasilitas download brosur</strong></h3>
<p>Setiap tahun, Sekolah selalu membuat brosur untuk memberikan gambaran kepada masyarakat dan calon siswa. Nah, kenapa tidak hal ini dijadikan sebuah nilai <em>plus</em> dalam website sekolah. Sehingga, distribusi brosur bisa lebih luas dan merata.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.englishuknorth.com/"><img class="aligncenter" title="brosur" src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20090520192659_brosur_4a13f71303454.jpg" alt="" width="358" height="136" /></a></p>
<p>Berikan tampilan tombol <em>download</em> yang menarik, sehingga mengundang orang untuk me-<em>download</em> brosurnya. <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h3><strong>Testimonial</strong></h3>
<p>Seperti yang saya singgung di atas, Sekolah saat ini sudah selayaknya sebuah perusahaan yang harus mencari pelanggan setia. Dalam teori marketing, testimonial atau rekomendasi dari orang terdekat adalah cara yang sangat ampuh dalam merebut konsumen baru.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://edu.tnvacation.com/"><img class="aligncenter" title="testimoni" src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20090520192659_testimoni_4a13f7132f31c.jpg" alt="" width="388" height="100" /></a></p>
<p>Begitu pun dengan sekolah, sebaiknya tidak ragu untuk secara rutin meminta testimonial dari pihak-pihak yang sudah dan telah mengetahui kualitas dan keunggulan sekolah.</p>
<p>Jangan lupa!, karena website adalah alat komunikasi dan sosialisasi (dan sekaligus alat marketing juga), maka tempatkan testimonial tersebut di bagian yang strategis di website sekolah.</p>
<h3><strong>Fasilitas berlangganan berita</strong></h3>
<p>Sekolah memiliki dinamika yang sangat kaya. Setiap hari pasti memiliki cerita yang tidak ada habisnya, ini semua bisa dikemas menjadi satu berita yang rutin dikeluarkan oleh sekolah.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.chefparade.cz"><img class="aligncenter" title="email" src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20090520192659_newsletter_4a13f7132092a.jpg" alt="" width="314" height="79" /></a></p>
<p>Setiap Sekolah rata-rata memiliki ekstrakurikuler majalah dinding, naah kenapa aset ini tidak dimanfaatkan untuk melakukan jurnalistik sekolah.</p>
<h3><strong>Lebih menarik dengan peta, video, kalender, dsb</strong></h3>
<p>Dengan adanya aplikasi-aplikasi seperti Google Map, Google Calender, YouTube dan sebagainya bisa di <em>embed</em> di website sekolah untuk memberikan sentuhan yang lebih interaktif dan tentu juga menarik.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.internshipratings.com/"><img class="aligncenter" title="peta" src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20090520192659_map_4a13f7131bae1.jpg" alt="" width="472" height="285" /></a></p>
<p>Akan tampak lebih menarik, jika hal-hal yang formal (seperti sambutan kepala sekolah) jika dihadirkan dengan versi multimedia seperti video. Atau, mengenai profil sekolah juga disertai versi presentasi (powerpoint) yang bisa di download juga oleh khalayak ramai.</p>
<h3><strong>Social Networking</strong></h3>
<p><a href="http://www.barackobama.com/index.php" target="_blank"><img class="alignright" title="social networking" src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20090520192659_socialnetw_4a13f7132a56c.jpg" alt="" width="226" height="249" /></a></p>
<p>Lahirnya layanan-layanan <em>social networking</em> (jejaring sosial) telah banyak mengubah kebiasaan pengguna internet. Hal yang menarik, bahwa pengguna Internet di Indonesia ternyata merupakan pengguna yang loyal terhadap beberapa layanan <em>social networking</em> yang ada. Menurut data dari Alexa.Com, Indonesia berada di urutan pertama untuk jumlah pengguna friendster.com di Dunia dan urutan pertama pula untuk jumlah pengguna facebook.com di Asia.</p>
<p>Tidak ada salahnya jika Sekolah ikut bersosialisasi di beberapa <em>social networking</em> populer, setidaknya untuk memperkenalkan websitenya ke masyarakat luas (karena biasanya website sekolah tidak memiliki traffic yang memuaskan). <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<h3><strong>Fasilitas penempatan jurusan tercocok</strong></h3>
<p>Untuk Sekolah yang lebih tinggi (universitas) atau Sekolah Kejuruan, biasanya selalu ada pertanyaan <em>&#8220;jurusan mana yang paling cocok dengan minat dan bakat saya?&#8221;</em>. Fasilitas ini jika di<em>-embed</em> di website sekolah akan sangat berguna bagi masyarakat</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://edu.tnvacation.com/"><img class="aligncenter" title="jurusan" src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20090520192659_jur_4a13f71314555.jpg" alt="" width="379" height="138" /></a></p>
<p style="text-align: center;">***************************</p>
<h3><strong><strong>Kesimpulan</strong></strong></h3>
<p>Website sekolah sewajarnya dapat membantu Sekolah dalam melakukan sosialisasi dan komunikasi yang lebih baik terhadap masyarakat luas. Namun, perkembangannya di Indonesia, website sekolah belum bisa menunjukkan tujuan di atas, sehingga perlu adanya penyesuaian atau adaptasi dari tren yang sedang berkembang di website-website sekolah di luar negeri sana.</p>
<p style="text-align: right;">Hormat Saya,<img class="alignright" src="http://www.mylivesignature.com/signatures/85713/tsauri28/e820e545a65f0ad978fa2050defbf27d.png" alt="signature" /></p>
<div id="clear"></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tsauri28.myhaley.com/blog/tren-website-sekolah-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.717 seconds -->

