<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sufyan Tsauri's Blog &#187; bisnis</title>
	<atom:link href="http://tsauri28.myhaley.com/blog/tag/bisnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog</link>
	<description>Let's Blogging !!!</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 09:31:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Tren Website Sekolah 2009</title>
		<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/tren-website-sekolah-2009/</link>
		<comments>http://tsauri28.myhaley.com/blog/tren-website-sekolah-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 May 2009 00:00:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tsauri28</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[CSS]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[rekomendasi]]></category>
		<category><![CDATA[toolbox development]]></category>
		<category><![CDATA[tren]]></category>
		<category><![CDATA[Webservice]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tsauri28.myhaley.com/blog/?p=711</guid>
		<description><![CDATA[Sekolah modern saat ini lebih banyak dituntut untuk dapat memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik dan masyarakat luas, Sekolah tak ubahnya seperti sebuah perusahaan yang harus mampu memberikan jaminan kualitas atas produk-produk keluarannya jika tidak mau ditinggalkan oleh masyarakat. Sehingga pada perkembangannya di Indonesia, banyak sekolah yang bersusah payah mengantongi sertifikat-sertifikat penjaminan kualitas seperti sertifikat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekolah modern saat ini lebih banyak dituntut untuk dapat memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik dan masyarakat luas, Sekolah tak ubahnya seperti sebuah perusahaan yang harus mampu memberikan jaminan kualitas atas produk-produk keluarannya jika tidak mau ditinggalkan oleh masyarakat. Sehingga pada perkembangannya di Indonesia, banyak sekolah yang bersusah payah mengantongi sertifikat-sertifikat penjaminan kualitas seperti sertifikat ISO, SBI dan sebagainya. Dalam hal sosialisasi dan komunikasi sosial, hadirnya sebuah media website Sekolah telah menjadi tren, mungkin karena lebih mudah, murah dan bisa cepat dibuat jika dibandingkan harus bersosialisasi melalui media massa.</p>
<p>Mencoba melakukan <em>scanning</em> ke beberapa situs web Sekolah / Lembaga Pendidikan di Indonesia, kok rasa-rasanya <em>&#8216;standar&#8217;</em> seperti itu ya?. Awalnya jelas, pasti dengan adanya website sekolah tersebut, sekolah ingin dapat melakukan sosialisasi<span id="more-711"></span> ke masyarakat yang lebih luas tentang keberadaannya melalui internet. Namun dengan pengadaan dan pemeliharaan yang seadanya, kok rasanya malah jadi <em>boomerang</em> &#8211;alih-alih <em>gengsi</em> malah jadi memperlihatkan<em> ketidakprofesionalan</em> manajemen di dalamnya.</p>
<p>Dalam hemat saya, sebetulnya sekolah tidak harus mengalokasikan budget yang besar untuk pengadaannya, hanya tinggal melakukan beberapa strategi yang bisa dilakukan oleh siapapun bagi yang berniat membuat sebuah website sekolah yang menarik, komunikatif dan<em> marketable</em> (pembahasan strategi akan dibahas selanjutnya <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ). Sekarang saya akan merinci beberapa tren yang mungkin dapat dimasukkan (opsional) ke dalam website sekolah dan menurut ukuran saya bisa membuat website sekolah tersebut lebih <em>marketable</em>. Poin-poin ini merupakan hasil <em>scanning</em> ke beberapa website lembaga pendidikan di luar negeri.</p>
<h3><strong>Gambar atau foto yang &#8216;hidup&#8217;</strong></h3>
<p>Jangan ragu untuk memperlihatkan kondisi dan situasi natural sekolah setiap harinya, tampilkan di halaman website paling depan.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.englishuknorth.com/"><img class="aligncenter" title="gambarhidup" src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20090520192659_gambarbesar_4a13f7130f7b0.jpg" alt="" width="499" height="309" /></a></p>
<p>Halaman depan website sekolah sebaiknya jangan terlalu &#8216;ramai&#8217; dengan banyak konten dan link, analogikan itu sebagai pintu gerbang sekolah dalam arti sebenarnya, jangan buat pengunjung bingung sebelum mengeksplorasi lebih dalam website tersebut.</p>
<h3><strong>Fasilitas download brosur</strong></h3>
<p>Setiap tahun, Sekolah selalu membuat brosur untuk memberikan gambaran kepada masyarakat dan calon siswa. Nah, kenapa tidak hal ini dijadikan sebuah nilai <em>plus</em> dalam website sekolah. Sehingga, distribusi brosur bisa lebih luas dan merata.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.englishuknorth.com/"><img class="aligncenter" title="brosur" src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20090520192659_brosur_4a13f71303454.jpg" alt="" width="358" height="136" /></a></p>
<p>Berikan tampilan tombol <em>download</em> yang menarik, sehingga mengundang orang untuk me-<em>download</em> brosurnya. <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h3><strong>Testimonial</strong></h3>
<p>Seperti yang saya singgung di atas, Sekolah saat ini sudah selayaknya sebuah perusahaan yang harus mencari pelanggan setia. Dalam teori marketing, testimonial atau rekomendasi dari orang terdekat adalah cara yang sangat ampuh dalam merebut konsumen baru.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://edu.tnvacation.com/"><img class="aligncenter" title="testimoni" src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20090520192659_testimoni_4a13f7132f31c.jpg" alt="" width="388" height="100" /></a></p>
<p>Begitu pun dengan sekolah, sebaiknya tidak ragu untuk secara rutin meminta testimonial dari pihak-pihak yang sudah dan telah mengetahui kualitas dan keunggulan sekolah.</p>
<p>Jangan lupa!, karena website adalah alat komunikasi dan sosialisasi (dan sekaligus alat marketing juga), maka tempatkan testimonial tersebut di bagian yang strategis di website sekolah.</p>
<h3><strong>Fasilitas berlangganan berita</strong></h3>
<p>Sekolah memiliki dinamika yang sangat kaya. Setiap hari pasti memiliki cerita yang tidak ada habisnya, ini semua bisa dikemas menjadi satu berita yang rutin dikeluarkan oleh sekolah.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.chefparade.cz"><img class="aligncenter" title="email" src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20090520192659_newsletter_4a13f7132092a.jpg" alt="" width="314" height="79" /></a></p>
<p>Setiap Sekolah rata-rata memiliki ekstrakurikuler majalah dinding, naah kenapa aset ini tidak dimanfaatkan untuk melakukan jurnalistik sekolah.</p>
<h3><strong>Lebih menarik dengan peta, video, kalender, dsb</strong></h3>
<p>Dengan adanya aplikasi-aplikasi seperti Google Map, Google Calender, YouTube dan sebagainya bisa di <em>embed</em> di website sekolah untuk memberikan sentuhan yang lebih interaktif dan tentu juga menarik.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.internshipratings.com/"><img class="aligncenter" title="peta" src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20090520192659_map_4a13f7131bae1.jpg" alt="" width="472" height="285" /></a></p>
<p>Akan tampak lebih menarik, jika hal-hal yang formal (seperti sambutan kepala sekolah) jika dihadirkan dengan versi multimedia seperti video. Atau, mengenai profil sekolah juga disertai versi presentasi (powerpoint) yang bisa di download juga oleh khalayak ramai.</p>
<h3><strong>Social Networking</strong></h3>
<p><a href="http://www.barackobama.com/index.php" target="_blank"><img class="alignright" title="social networking" src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20090520192659_socialnetw_4a13f7132a56c.jpg" alt="" width="226" height="249" /></a></p>
<p>Lahirnya layanan-layanan <em>social networking</em> (jejaring sosial) telah banyak mengubah kebiasaan pengguna internet. Hal yang menarik, bahwa pengguna Internet di Indonesia ternyata merupakan pengguna yang loyal terhadap beberapa layanan <em>social networking</em> yang ada. Menurut data dari Alexa.Com, Indonesia berada di urutan pertama untuk jumlah pengguna friendster.com di Dunia dan urutan pertama pula untuk jumlah pengguna facebook.com di Asia.</p>
<p>Tidak ada salahnya jika Sekolah ikut bersosialisasi di beberapa <em>social networking</em> populer, setidaknya untuk memperkenalkan websitenya ke masyarakat luas (karena biasanya website sekolah tidak memiliki traffic yang memuaskan). <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<h3><strong>Fasilitas penempatan jurusan tercocok</strong></h3>
<p>Untuk Sekolah yang lebih tinggi (universitas) atau Sekolah Kejuruan, biasanya selalu ada pertanyaan <em>&#8220;jurusan mana yang paling cocok dengan minat dan bakat saya?&#8221;</em>. Fasilitas ini jika di<em>-embed</em> di website sekolah akan sangat berguna bagi masyarakat</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://edu.tnvacation.com/"><img class="aligncenter" title="jurusan" src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20090520192659_jur_4a13f71314555.jpg" alt="" width="379" height="138" /></a></p>
<p style="text-align: center;">***************************</p>
<h3><strong><strong>Kesimpulan</strong></strong></h3>
<p>Website sekolah sewajarnya dapat membantu Sekolah dalam melakukan sosialisasi dan komunikasi yang lebih baik terhadap masyarakat luas. Namun, perkembangannya di Indonesia, website sekolah belum bisa menunjukkan tujuan di atas, sehingga perlu adanya penyesuaian atau adaptasi dari tren yang sedang berkembang di website-website sekolah di luar negeri sana.</p>
<p style="text-align: right;">Hormat Saya,<img class="alignright" src="http://www.mylivesignature.com/signatures/85713/tsauri28/e820e545a65f0ad978fa2050defbf27d.png" alt="signature" /></p>
<div id="clear"></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tsauri28.myhaley.com/blog/tren-website-sekolah-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pasar Kaget 2.0 dan Facebook Marketing</title>
		<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/pasar-kaget-20-dan-facebook-marketing/</link>
		<comments>http://tsauri28.myhaley.com/blog/pasar-kaget-20-dan-facebook-marketing/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2009 02:26:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tsauri28</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[TDA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tsauri28.myhaley.com/blog/?p=662</guid>
		<description><![CDATA[Judul tulisan ini hanya sekedar latah dari istilah-istilah yang diakhiri 2.0 (Web 2.0, Elearning 2.0, dsb) , jadi mau diterima atau tidak sebagai istilah baru, tidak masalah. Lagi!, tulisan ini terinspirasi dari buku Crowd-nya Pak Yuswohady, &#8220;Marketing become Horizontal!&#8221;. Sebuah fenomena yang terjadi dalam dunia marketing saat ini, yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi internet dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul tulisan ini hanya sekedar latah dari istilah-istilah yang diakhiri 2.0 (Web 2.0, Elearning 2.0, dsb) <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  , jadi mau diterima atau tidak sebagai istilah baru, tidak masalah.</p>
<p>Lagi!, tulisan ini terinspirasi dari buku Crowd-nya Pak <a href="http://www.yuswohady.com/" target="_blank">Yuswohady</a>, <em>&#8220;Marketing become Horizontal!&#8221;</em>. Sebuah fenomena yang terjadi dalam dunia marketing saat ini, yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi internet dan <em>social media</em>. Terima kasih Pak Siwo, <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://www.facebook.com/pages/KicksLab-Creative-Online-T-shirt-Shop/57194374650" target="_blank">Facebook</a>, semua sudah memaklumi bahwa perkembangannya begitu fenomenal. Menurut <a href="http://alexa.com" target="_blank">Alexa.Com</a>, Indonesia saat ini menjadi negara nomor wahid di Asia dalam hal jumlah pengguna situs jejaring sosial tersebut, dan nomor enam di dunia. Perkembangannya memang sangat cepat, dan mungkin akan segera mengalahkan rekor <a href="http://friendster.com" target="_blank">Friendster.Com</a>. <span id="more-662"></span>Namun,  sisi negatifnya, saking <em>&#8220;social&#8221;</em>-nya, facebook ini telah banyak menimbulkan korban, dari mulai mahasiswa sampai para pegawai kantoran, yaitu dengan menurunnya produktifitas mereka, gara-gara setiap saat hanya sibuk ber-<em>facebook</em> ria, maka tidak heran sudah banyak kantor yang membatasi akses facebook bagi para pegawainya.</p>
<p><a href="http://www.yuswohady.com/"><img class="alignright" src="http://www.yuswohady.com/wp-content/uploads/2008/11/crowd-marketing-becomes-horizontal.jpg" alt="crowd" width="160" height="241" /></a>Jika dihubungkan dengan teori W=mC<sup>2</sup> pak Siwo, facebook sangat tepat jika digunakan sebagai alat / media marketing bisnis (<em>facebook marketing</em>). <strong>Pertama</strong>, kecendrungan data pengguna adalah otentik <em>&#8211;asli</em>, sehingga benar-benar bisa dilihat karakteristik tiap individu; <strong>Kedua</strong>, <em>social network</em> yang sangat mirip dengan aslinya (<em>offline</em>), sehingga <em>conversation</em> sangat mudah dilakukan!; <strong>Ketiga</strong>,  <em>trafic</em> yang tinggi benar-benar potensial untuk dijadikan Crowd (kerumunan) manusia, jadi akan sangat mudah melakukan <em>buzzing</em> kepada masyarakat calon konsumen.</p>
<p>Nah, lantas apa yang bisa dilakukan untuk menjadikan facebook sebagai alat/media marketing bisnis kita?, jawabannya adalah dengan mengoptimalkan fasilitas<strong> Page</strong> dan <strong>Group</strong> yang diberikan 100% gratis oleh facebook (bener-bener bisa jadi <em>low budget, high impact!</em>). Menurut pandangan saya, <strong>Page</strong> bisa menjadi alat untuk display produk-produk bisnis kita, sekaligus bisa kita manfaatkan untuk melakukan <em>buzzing</em> kepada kosumen dan calon konsumen, sedangkan fasilitas <strong>Group</strong> bisa kita gunakan untuk melakukan conversation yang sempurna kepada para konsumen dan calon konsumen kita, <em>bussiness is all about facilitating!</em> kata Pak Siwo, lebih jauhnya lagi ini bisa menjadi berfungsi sebagai alat kolaborasi antara produsen dengan konsumen, luar biasa bukan?.</p>
<p><strong>Bagaimana caranya??</strong></p>
<p><strong>Pertama</strong>, untuk membuat Page tinggal masuk ke<a href="http://www.facebook.com/pages/create.php " target="_blank"> http://www.facebook.com/pages/create.php </a>sedangkan untuk membuat Group masuk ke  <a href="http://www.facebook.com/groups/create.php" target="_blank">http://www.facebook.com/groups/create.php</a>.</p>
<p><strong>Kedua</strong>, setelah dibuat, pastikan semua informasi yang mungkin akan ditanyakan oleh para konsumen/calon konsumen sudah terpasang. Seperti nama usaha, pemiliknya, gambar produk, alamat web dan emailnya, dsb. Hal ini menjadi <em>starting point</em> yang bagus untuk menumbuhkan kepercayaan, bahwa kita benar-benar serius melakukan bisnis tersebut.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.facebook.com/pages/KicksLab-Creative-Online-T-shirt-Shop/57194374650"><img class="alignnone" title="Display Produk" src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20090423084308_fbkickslab_49efc7aceaa77.jpg" alt="" width="370" height="191" /></a></p>
<p><strong>Ketiga</strong>, optimalkan semua fasilitas yang diberikan. Mulai dari email, <em>photo tagging</em>, <em>wall to wall</em>, <em>notes, video,</em> dan sebagainya. Perlakukan konsumen dan calon konsumen benar-benar sebagai teman seutuhnya. Ajak berbincang tentang produk, tandainya dalam foto produk, mintai saran dan kritik dan juga testimoni-nya. Sehingga hubungan produsen &#8211; konsumen akan semakin mesra.</p>
<p><strong>Sekedar Saran dan Ajakan</strong></p>
<p>Melihat sangat simpel-nya melakukan bisnis online saat ini &#8211;dengan adanya <em>social networking</em> semacam facebook, rasanya sudah tidak alasan lagi bagi kita untuk belajar memulai bisnis online. Mudah-mudahan ini bisa menjadi satu motivasi untuk rekan-rekan mahasiswa yang ingin memulai berwirausaha namun bingung dengan langkah-langkah yang harus dilakukan. Ayo, kita buat <strong>&#8220;Pasar kaget&#8221;</strong> di facebook. <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  .   O ya, <a href="http://www.facebook.com/pages/KicksLab-Creative-Online-T-shirt-Shop/57194374650?ref=mf" target="_blank">KicksLab</a> mungkin bisa dijadikan contohnya. hehe..</p>
<p style="text-align: right;">Hormat Saya,<img class="alignright" src="http://www.mylivesignature.com/signatures/85713/tsauri28/e820e545a65f0ad978fa2050defbf27d.png" alt="signature" /></p>
<div id="clear"></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tsauri28.myhaley.com/blog/pasar-kaget-20-dan-facebook-marketing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menanti Era Kampanye Ala Obama di Indonesia</title>
		<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/menanti-era-kampanye-ala-obama-di-indonesia/</link>
		<comments>http://tsauri28.myhaley.com/blog/menanti-era-kampanye-ala-obama-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2009 07:47:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tsauri28</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[Inspiring People]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[Web Services]]></category>
		<category><![CDATA[Webservice]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tsauri28.myhaley.com/blog/?p=628</guid>
		<description><![CDATA[Tinggal 4 (empat) hari lagi Pemilu Legislatif akan segera diselenggarakan di Negeri tercinta kita ini. Perhelatan pesta demokrasi empat lima tahunan ini sudah menguras banyak pundi-pundi uang yang tentunya tidak sedikit, menurut Hermawan Kartajaya (Pakar Pemasaran Indonesia) uang yang berputar berkisar sekitar 5,5 Triliun Rupiah, Wow..! Ada banyak fenomena menarik dalam kampanye Pemilu saat ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tinggal 4 (empat) hari lagi Pemilu Legislatif akan segera diselenggarakan di Negeri tercinta kita ini. Perhelatan pesta demokrasi <span style="text-decoration: line-through;">empat</span> lima tahunan ini sudah menguras banyak pundi-pundi uang yang tentunya tidak sedikit, menurut Hermawan Kartajaya (Pakar Pemasaran Indonesia) <a href="http://politik.vivanews.com/news/read/46011-dana_rp_5_5_triliun_berputar_selama_kampanye" target="_blank">uang yang berputar berkisar sekitar 5,5 Triliun Rupiah</a>, Wow..!</p>
<p>Ada banyak fenomena menarik dalam kampanye Pemilu saat ini jika dibanding dengan kampanye Pemilu sebelumnya, mulai peralihan sifat kampanye dari <em>&#8220;Kampanye Partai&#8221;</em> menjadi <em>&#8220;Kampanye Individual Caleg&#8221;</em> sampai pada kampanye melalui media online yang terkesan &#8220;maksa&#8221;.<span id="more-628"></span></p>
<p>Mencoba menghubungkannya dengan Image Branding dan Personal Branding, ternyata perbedaan sekarang dengan Pemilu sebelumnya sungguh sangat luar biasa. Ada 4 (empat) hal yang baru di kampanye pemilu sekarang :</p>
<p><strong>Pertama : &#8220;Kampanye Parpol&#8221; Menjadi &#8220;Kampanye Caleg <em> &#8211;Saja</em>&#8220;</strong><br />
Setelah keputusan Mahkamah Konstitusi tentang penentuan jumlah suara caleg menjadi suara terbanyak (bukan lagi nomor urut) membuat strategi kampanye berubah drastis, sekarang <em>&#8216;modal&#8217;</em> kampanye lebih banyak keluar dari individu caleg dibandingkan parpol. Konon menurut riset, rata-rata seorang caleg mengeluarkan dana sebesar Rp 500 juta.</p>
<p>Personal Branding menjadi sangat penting dalam kampanye saat ini, dan boleh jadi kedudukan partai menjadi tidak terlalu penting sekarang, karena hanya sebagai <em>&#8220;kendaraan politik saja&#8221;</em>. Kalau boleh saya perkirakan, kemungkinan sekarang akan banyak tokoh-tokoh daerah yang maju ke Senayan dibandingkan dengan tokoh-tokoh Nasional. Karena masyarakat pemilih lebih mengenal tokoh yang berada di daerah masing-masing bukan?. Tapi kita lihat nanti deh ^_^</p>
<p><strong>Kedua : Kampanye melalui Media TV</strong><br />
Televisi menjadi media publikasi primer di Indonesia saat ini. Mungkin baru TV yang sudah menjangkau sampai pelosok dibandingkan dengan Internet.</p>
<p>Melihat peluang tersebut, Parpol dan Caleg (yang punya modal tentunya) berbondong-bondong membuat iklan politik. Hasil pengamatan saya yang tidak terlalu mengerti dengan strategi politik, terobosannya belum cukup baik, isu-isunya kurang &#8220;gereget&#8221; apa bedanya satu partai dengan partai lain?, belum bermuatan pendidikan politik yang baik untuk rakyat!.</p>
<p><strong>Ketiga : Kampanye Door to Door</strong><br />
Model baru yang berkembang saat ini adalah melakukan kampanye door to door atau saya lebih suka menyebutnya kampanye gang to gang (dari satu gang ke gang lain). <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Model kampanye seperti ini boleh dibilang model yang paling murah namun efektif, karena sang Caleg dan Masyarakat bisa berinteraksi langsung. Hanya saja kok tumben-tumbenan bapak/ibu ini ber-&#8221;silaturahmi&#8221; ke rumah saya ya?.</p>
<p><strong>Keempat : Kampanye melalui Internet dan Social Media</strong><br />
Nah ini yang saya titik beratkan. Saat ini kampanye sudah mulai merambah melalui media Internet, yang jadi model adalah keberhasilan Obama (Presiden AS). Berbondong-bondonglah para Caleg membuat account Facebook <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ada yang berbeda antara Obama dengan para Politikus kita :</p>
<ol>
<li>Obama memang dari awal <em>&#8220;melek teknologi&#8221;</em>, politikus kita <em>&#8220;terpaksa deh, melek teknologi!&#8221;</em></li>
<li>Obama menjawab sendiri tiap pertanyaan para konsituennya dengan sangat detail, bahkan membuat video khusus untuk konsituennya. Lha, politikus kita boro-boro ngejawab satu-satu, wong account saja dibuatkan orang!,</li>
<li>Obama berhasil mengumpulkan dana kampanye terbesar sepanjang masa dengan gerakan <em>&#8220;5 dollar per person&#8221;</em>, politikus kita ikut-ikutan dengan gerakan <em>&#8220;5000 rupiah per orang&#8221;</em>, hasilnya? saya tidak yakin!.</li>
<li>Obama nenteng Blackberry kemana pun dia pergi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan, politikus kita nenteng blackberry hanya untuk bergaya, login facebook saja dibantu oleh asistennya.</li>
<li>dan banyak lagi yang lainnya <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
</ol>
<p>Nah, melihat perbedaan-perbedaan di atas ditambah juga dengan belum meratanya pengguna internet di Negeri kita, saya simpulkan Era Kampanye Era Obama masih belum bisa terjadi di Indonesia. Saya berharap tahun 2014 sudah bisa.</p>
<p style="text-align: right;">Hormat Saya,<img class="alignright" src="http://www.mylivesignature.com/signatures/85713/tsauri28/e820e545a65f0ad978fa2050defbf27d.png" alt="signature" /></p>
<div id="clear"></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tsauri28.myhaley.com/blog/menanti-era-kampanye-ala-obama-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Metode Menumbuhkan Ide</title>
		<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/metode-menumbuhkan-ide/</link>
		<comments>http://tsauri28.myhaley.com/blog/metode-menumbuhkan-ide/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2009 04:07:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tsauri28</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[asep sufyan tsauri]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[freelance]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[TDA]]></category>
		<category><![CDATA[tsauri28]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tsauri28.myhaley.com/blog/?p=597</guid>
		<description><![CDATA[Ide.. satu kata yang sering kita dengar dan rasanya sangat sering kita harapkan datang disaat kita membutuhkannya. Ide untuk menulis; ide untuk mengerjakan tugas ; juga ide untuk membuat suatu hal yang baru!. Saking pentingnya sebuah ide, banyak kata-kata tokoh besar tentang hal ini : &#8220;Eureka, Aku dapat ide!&#8221; &#8211;Archimedes &#8220;Jika anda berdoa memohon sesuatu, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ide..</strong> satu kata yang sering kita dengar dan rasanya sangat sering kita harapkan datang disaat kita membutuhkannya. Ide untuk menulis; ide untuk mengerjakan tugas <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ; juga ide untuk membuat suatu hal yang baru!. Saking pentingnya sebuah ide, banyak kata-kata tokoh besar tentang hal ini :<br />
<em>&#8220;Eureka, Aku dapat ide!&#8221;</em><br />
&#8211;<strong>Archimedes</strong><br />
<em>&#8220;Jika anda berdoa memohon sesuatu, mintalah sebuah gagasan (ide)!&#8221;</em><br />
&#8211;<strong>Percy Sutton</strong>, Direktur Inner City Brodcasting</p>
<p>Dalam berbisnis, ide atau gagasan biasanya dibutuhkan untuk membuat 3 (tiga) hal, yaitu <strong>ide </strong>untuk<strong> membuat produk baru</strong>;<strong> ide </strong>untuk<strong> metode marketing baru </strong>dan<strong> ide </strong>untuk<strong> layanan baru</strong>.<br />
<span id="more-597"></span><br />
Kali ini saya ingin membahas bagaimana suatu ide itu bisa tumbuh dan berkembang dengan metode-metode tertentu. Emang bisa? bisa.. Setidaknya ada 3 (tiga) metode agar ide itu bisa tumbuh dan menjadi sesuatu yang kongkret. Apa saja 3 (tiga) metode itu?, berikut ulasannya :</p>
<ol>
<li><strong><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Focus_group" target="_blank">Focus Group</a> (Kelompok Fokus)</strong></li>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="focus group" src="http://images.google.co.id/url?source=imgres&amp;ct=img&amp;q=http://www.dicp.ie/images/dicp3_425.jpg&amp;usg=AFQjCNFOVPwTbxZI_g3XHCPsSgQjvaZQyA" alt="" width="425" height="332" /></p>
<p>Adalah metode menumbuhkan ide dengan cara mengumpulkan sekelompok orang asing dalam sebuah tempat untuk berbicara tentang suatu hal. Kemudian ditambah satu orang asing lagi untuk menjadi moderator pembicaraan.</p>
<p>Biasanya kelompok ini terdiri dari 8 orang plus satu orang moderator, berlangsung selama 2 jam serta diamati oleh bagian marketing, periklanan, dan orang-orang bisnis lainnya.</p>
<p>Para peserta ditanyai untuk mengungkapkan pemikiran dan perasaan mereka tentang suatu hal yang akan perusahaan jadikan sesuatu hal yang baru (produk, marketing atau layanan).</p>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Brainstorming" target="_blank"><strong>Brainstorming</strong></a></li>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="brainstorming" src="http://images.google.co.id/url?source=imgres&amp;ct=tbn&amp;q=http://www.uta.edu/publications/utamagazine/winter_2007/images/brainstorming.jpg&amp;usg=AFQjCNHFRM0l01bADcZEEH_861mAVaMqjA" alt="" width="300" height="215" /></p>
<p>Metode untuk menumbuhkan ide dengan cara mengumpulkan orang-orang bisnis dalam satu kondisi yang santai dan bebas. Terkadang dilakukan beberapa simulasi (permainan) untuk mencairkan suasana, agar ide-ide segar bisa tumbuh.</p>
<p>Setiap peserta bebas memberikan usulan apa saja, tidak boleh ditanggapi oleh peserta lainnya, prinsipnya semua ide bagus dan harus ditampung. Naah, baru di akhir session ide-ide yang telah masuk list disortir dan dipilih mana terbaik dan yang mungkin dilakukan.</p>
<li><strong>Rekayasa Ide</strong></li>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="rekayasa ide" src="http://images.google.co.id/url?source=imgres&amp;ct=img&amp;q=http://oneone-studio.com/filebin/img/99cf49fd8610a196f1aa0f049e09b1fb.jpg&amp;usg=AFQjCNHWUElUS3OdbFqnljsGszy2VcnwHw" alt="" width="395" height="306" /></p>
<p>Metode yang diungkapkan oleh David Minter dan Michael Reid ini merupakan metode baru untuk mengatasi kegagalan yang biasanya timbul ketika menggunakan metode <em>focus group</em> atau<em> brainstorming</em>. Inti dari metode ini adalah bagaimana menggali keinginan konsumen dengan sangat mendalam dengan melakukan 7 (tujuh) langkah penting, sehingga tidak terjadi &#8220;Piramida Terbalik&#8221; dalam membuat hal baru!. Untuk metode ini akan saya tulis terpisah nanti &#8211;sabar saja&#8230; <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </ol>
<p>Saat ini saya pun sedang mencoba menerapkan salah satu dari 3 (tiga) metode ini di bidang usaha saya yang baru, yaitu dalam industri kreatif <a href="http://shop.yw.web.id" target="_blank">KicksLab.</a> , yaitu industri kreatif dalam industri fashion bagi anak muda. Dalam bidang ini kami sangat dituntut dapat membuat ide sebanyak-banyaknya dan secepat-cepatnya, karena konsep yang kami usung adalah<em> &#8220;Kaos unik dan terbatas, hanya 24 pcs dan update tiap 2 minggu satu kali&#8221;</em>. Hmm.. mudah-mudahan idealisme itu dapat tercapai dengan mencoba menerapkan metode-metode di atas.</p>
<p>Bagaimana dengan bisnis anda?</p>
<p style="text-align: right;">Hormat Saya,<img class="alignright" src="http://www.mylivesignature.com/signatures/85713/tsauri28/e820e545a65f0ad978fa2050defbf27d.png" alt="signature" /></p>
<div id="clear"></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tsauri28.myhaley.com/blog/metode-menumbuhkan-ide/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Review Situs : Politikana[dot]Com</title>
		<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/review-situs-politikanadotcom/</link>
		<comments>http://tsauri28.myhaley.com/blog/review-situs-politikanadotcom/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2009 23:06:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tsauri28</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[rekomendasi]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tsauri28.myhaley.com/blog/?p=556</guid>
		<description><![CDATA[Hari senin lalu, seperti biasa saya melakukan &#8216;rutinitas&#8217; yang menyenangkan (namun cenderung membahayakan) yaitu membuka akun saya di facebook. Seperti biasa :  update status, komentari status teman-teman, catatan, foto-foto sepulang liburan hari minggu kemarin dan sebagainya (anda pun melakukan hal yang sama bukan?, hehe). Namun, ada yang menarik perhatian saya saat itu, saya lihat status [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hari</strong> senin lalu, seperti biasa saya melakukan<em> &#8216;rutinitas&#8217; </em>yang menyenangkan (namun cenderung membahayakan) yaitu membuka akun saya di <a href="http://www.networkedblogs.com/blog/sufyan_tsauris_blog/" target="_blank">facebook</a>. Seperti biasa :  update status, komentari status teman-teman, catatan, foto-foto sepulang liburan hari minggu kemarin dan sebagainya (anda pun melakukan hal yang sama bukan?, hehe). Namun, ada yang menarik perhatian saya saat itu, saya lihat status Mas <a href="http://enda.goblogmedia.com/" target="_blank">Enda</a>, yang (kurang lebih) sedang mempromosikan satu alamat website baru, karena penasaran saya langsung ke TKP.</p>
<p>Ternyata, yang dipromosikan adalah sebuah website bertema <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Politik" target="_blank">politik</a> bernama <a href="http://politikana.com" target="_blank">Politikana [dot] Com</a>. Awalnya kurang tertarik karena temanya itu, namun setelah saya baca di bagian &#8220;tentang&#8221;<span id="more-556"></span> website tersebut ada banyak hal yang menarik!, terdapat sebuah konsep website yang cukup cemerlang menurut saya. Begini petikan kalimatnya :</p>
<blockquote>
<p class="lead"><strong>Politikana.com</strong> adalah situs politik Web 2.0 yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Wadah beropini, diskusi dan interaksi tentang &#8220;politik&#8221; dengan pengertian yang luas dengan tujuan memberikan pengalaman politik secara langsung untuk generasi online Indonesia.</p>
<p>Di politikana.com semua artikel ditulis oleh pengguna dan dimoderasi juga oleh pengguna, menghasilkan situs yang dinamis dan demokratis dimana &#8220;penting&#8221; dan &#8220;rating&#8221; dari sebuah konten betul-betul ada di tangan para pembaca dan penulis politikana.com itu sendiri.</p>
<p>Politikana.com menganut prinsip independen dan non partisan dengan tujuan akhir untuk berkontribusi nyata terhadap kemajuan Republik Indonesia dan segala isinya.</p>
<p>Semoga yang kita kerjakan di Politikana.com secara bersama-sama ini besar manfaatnya, untuk kita dan lingkungan kita, tidak saja sekarang tapi juga di masa yang akan datang!</p></blockquote>
<p>Jadi website ini sedang berupaya untuk menjadi solusi keberpihakan media dalam percaturan politik di negeri ini. Pengguna adalah <em>&#8216;raja&#8217;</em>, sehingga tulisannya akan bisa muncul dari banyak pihak dan golongan, dan secara natural pengguna yang lain dapat memutuskan apakah tulisan tersebut menarik atau tidak. Luar biasa!.</p>
<p>Setelah era <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Web_2.0" target="_blank">web 2.0</a>, memang banyak bermunculan website yang menawarkan fitur-fitur yang menarik. Lahirnya banyak jejaring sosial seperti <a href="http://www.facebook.com" target="_blank">facebook</a>, <a href="http://www.twitter.com" target="_blank">twitter</a> dan <a href="http://www.plurk.com/tsauri28" target="_blank">plurk</a> telah banyak mengubah perilaku manusia. Nah, semoga dengan lahirnya politikana.com dapat menjadi angin segar di tengah atsmofir politik di negeri kita yang sungguh tidak menyehatkan. <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 500px"><a href="http://upload.kapanlagi.com/h/20090317044105_politikanadotcom_49bec7712f5ab.jpg" rel="shadowbox[post-556];player=img;"><img title="politikana@plurkku" src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20090317044105_politikanadotcom_49bec7712f5ab.jpg" alt="" width="490" height="256" /></a><p class="wp-caption-text">Status Mas Enda di Plurk, pengumuman tulisannya di politikana.com</p></div>
<p>Saya memperkirakan situs ini dapat menjadi trend di waktu dekat, karena selain semakin dekatnya dengan pemilu, namun juga karena konsepnya yang menarik. Sehingga, meskipun orang yang antipati terhadap politik (seperti saya), ini bisa sangat menarik, bahkan bisa menjadi tempat refreshing karena topik-topiknya bisa saja yang ringan-ringan.</p>
<p>Penasaran ?, langsung saja daftar.. <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: right;">Hormat Saya,<img class="alignright" src="http://www.mylivesignature.com/signatures/85713/tsauri28/e820e545a65f0ad978fa2050defbf27d.png" alt="signature" /></p>
<div id="clear"></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tsauri28.myhaley.com/blog/review-situs-politikanadotcom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar dari Putra Malang</title>
		<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/belajar-dari-putra-malang/</link>
		<comments>http://tsauri28.myhaley.com/blog/belajar-dari-putra-malang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 18:30:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tsauri28</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Inspiring People]]></category>
		<category><![CDATA[TDA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tsauri28.myhaley.com/blog/?p=489</guid>
		<description><![CDATA[Mas Donny, demikian saya memanggil sosok muda, enerjik dan inspiratif ini. Pertama kali kenal dan berkenalan di acara Festival Entrepreneurship 2009 yang diadakan oleh komunitas Tangan di Atas (TDA), pada saat itu beliau dan perusahaannya mendapatkan penghargaan &#8220;Inspiring Creative Business of the year&#8221;, hal ini (mungkin) karena meskipun beliau masih muda, selain kreatif ternyata capaiannya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mas Donny</strong>, demikian saya memanggil sosok muda, enerjik dan inspiratif ini. Pertama kali kenal dan berkenalan di acara Festival Entrepreneurship 2009 yang diadakan oleh komunitas <a href="http://www.tangandiatas.com/" target="_blank">Tangan di Atas (TDA)</a>, pada saat itu beliau dan perusahaannya mendapatkan penghargaan <em>&#8220;</em><span class="status_body"><em>Inspiring Creative Business of the year&#8221;</em>, hal ini (mungkin) karena meskipun beliau masih muda, selain kreatif ternyata capaiannya juga sungguh luar biasa (merambah sampai Malaysia lho!).</span></p>
<p><span class="status_body">Awal bisnisnya adalah membuat toko komputer <em>&#8220;patungan&#8221;</em> pada tahun 2001 dengan beberapa temannya. Bermodalkan hanya <strong>600 ribu rupiah</strong> hasil patungan, jadilah toko komputer bernama WM Komputer.<span id="more-489"></span> Modal 600 ribu itu digunakan untuk merenovasi ruangan yang pada awalnya bekas penyembelihan hewan dan membeli beberapa komponen komputer dari Surabaya, coba bayangkan cukup membeli komponen apa saja!? <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  . Tapi sungguh luar biasa hasilnya, dengan menerapkan <em>&#8220;take action now!&#8221;</em> di bulan ke-2, omset tokonya sudah mencapai 30 juta rupiah!, subhanallah..</span></p>
<p><span class="status_body">Namun, singkat cerita bisnis pertama-nya itu harus berakhir di tahun ke-4, dikarenakan oleh banyak hal, beberapa teman mas Donny pun mulai berguguran dan ada yang menyerah untuk menjadi TDB saja (karyawan). Tetapi, sosok pekerja keras ini tidak menyerah, dengan bekal pengalaman yang didapat pada &#8220;kuliah bisnis&#8221; sebelumnya itu dia kembali merintis usaha dan pindah ke Malang (dari Lawang), dan membangun <a href="http://www.winnerlab.com" target="_blank">Winner Tech</a> dan <a href="http://www.simply.web.id" target="_blank">Simply Interactive</a>.<br />
</span></p>
<p style="text-align: center;"><span class="status_body"><a class="wpGallery" href="http://"><img class="aligncenter" title="kantor simply" src="http://1.bp.blogspot.com/_QyP6FNzaHuc/SFX5O0zS_1I/AAAAAAAAAI8/8GpG9iJ6xq4/s320/DPP_0003.JPG" alt="" width="320" height="240" /></a><br />
</span></p>
<p><span class="status_body">Winner Tech adalah perusahaan penyedia laboratorium bahasa, sedangkan Simply Interactive adalah perusahaan pembuat software-software pembelajaran komputer. Kedua perusahaan itu dibesarkan dengan penuh dedikasi, sampai akhirnya pada tahun 2009 ini memiliki capaian yang luar biasa. Badai krisis global mungkin tidak diperdulikannya, karena memang omsetnya terus menanjak ! <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  . Nah, untuk lebih banyak belajar dari Mas Donny, blognya di <a href="http://donnykris.blogspot.com/" target="_blank">http://donnykris.blogspot.com/</a> .</span></p>
<p><span class="status_body">Kesimpulan dan pelajaran yang saya dapatkan dari sosok ini diantaranya adalah :</span></p>
<ol>
<li><span class="status_body">Memulai bisnis itu tidak sulit, cukup keberanian memulai dan mau belajar. Modal (finansial) dan ke<em>pakar</em>an terhadap bisnis kita ternyata bukan yang utama, karena keduanya dapat diperoleh setelah memulainya</span></li>
<li><span class="status_body"><em><strong>Take Action Now</strong></em>, jangan banyak pertimbangan untuk memulai bisnis. Toh, proses sendiri yang akan<em> &#8216;membesarkan&#8217;</em> kita</span></li>
<li><span class="status_body">Tidak cepat<em> &#8216;puas&#8217;</em> dengan capaian, selalu yakin bahwa kita mampu untuk mencapai lebih dari itu<br />
</span></li>
<li><span class="status_body">Tidak lupa banyak bersyukur atas petunjuk-Nya<br />
</span></li>
<li><span class="status_body">Banyak Berbagi, tularkan <strong>energi positif &#8211; epos</strong> (pinjam istilah dari <a href="http://jamil.niriah.com" target="_blank">pak Jamil</a>-red) ke siapapun</span></li>
</ol>
<p><span class="status_body">Demikian, mudah-mudahan memberikan inspirasi untuk anda.<br />
</span></p>
<p style="text-align: right;">Hormat Saya,<img class="alignright" src="http://www.mylivesignature.com/signatures/85713/tsauri28/e820e545a65f0ad978fa2050defbf27d.png" alt="signature" /></p>
<div id="clear"></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tsauri28.myhaley.com/blog/belajar-dari-putra-malang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Komitmen Tim itu Penting!</title>
		<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/komitmen-tim-itu-penting/</link>
		<comments>http://tsauri28.myhaley.com/blog/komitmen-tim-itu-penting/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 00:51:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tsauri28</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[rekomendasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tsauri28.myhaley.com/blog/?p=331</guid>
		<description><![CDATA[Perbincangan sore itu cukup menarik, kakak yang telah lama berwiraswasta di bidang kuliner berbagi pengalaman dengan saya. Perbincangan dimulai dari cerita kakak yang ketika lulus kuliah S1 tidak pernah menjadi pegawai di perusahaan manapun, memulai sebuah bisnis pribadi dengan bermodalkan sebuah gerobak baso second yang dibelinya dari seorang tetangga. Usahanya memang naik turun, tapi singkat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Perbincangan</strong> sore itu cukup menarik, kakak yang telah lama berwiraswasta di bidang kuliner <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  berbagi pengalaman dengan saya. Perbincangan dimulai dari cerita kakak yang ketika lulus kuliah S1 tidak pernah menjadi pegawai di perusahaan manapun, memulai sebuah bisnis pribadi dengan bermodalkan sebuah gerobak baso <em>second</em> yang dibelinya dari seorang tetangga. Usahanya memang naik turun, tapi singkat cerita usahanya merangkak menjadi semakin berkembang, terbukti dengan mulai memiliki toko dan pegawai serta pelanggan tentunya.<span id="more-331"></span></p>
<p>Yang menarik saat itu, kakak ternyata memperlakukan <em>&#8216;pegawai&#8217;</em> itu sebagai seorang partner, ya seorang partner bisnis!. Sehingga secara tidak langsung para pegawainya itu punya rasa memiliki yang lebih atas bisnis yang dibangun tersebut. Setiap saat selalu dibangun komitmen antara mereka, sehingga sampai saat ini beberapa pegawai tetap bertahan di bisnis yang telah ada puluhan tahun itu, meskipun dari segi finansial mungkin dia bisa dapatkan yang lebih besar di tempat lain.</p>
<p><!--more-->Sedikit merefleksikannya dengan keadaan kami (<a href="http://myhaley.com">HaleyGroup</a>) saat ini, memang keadaanya jauh berbeda namun ada beberapa point yang saya ambil dari perbincangan itu.</p>
<p><em><strong>Pertama</strong></em>, saat ini kami memang telah berkomitmen akan sepenanggungan dalam membesarkan bisnis kami, meskipun diakui masih sangat minim perhatiannya disebabkan oleh beberapa hal, seperti kesibukan kuliah dan kesibukan pekerjaan masing-masing (masih jadi pegawai <img src='http://tsauri28.myhaley.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ). <em>It&#8217;s OK!</em>, tapi jadi terfikir tentang nilai jual. ya nilai jual, apakah nanti setelah lulus kami ini akan tetap sepenanggungan? apa jaminannya? karena saya yakin setelah lulus tentu setiap individu dari kami memiliki nilai jual untuk &#8216;diajak&#8217; ataupun &#8216;melamar&#8217; pekerjaan di tempat yang sudah nyaman!, apalagi jika disangkutkan dengan kebutuhan finansial nanti, apakah kami bersedia untuk lebih banyak berkorban sebagai seorang entrepreneur dibandingkan dengan teman-teman lain yang nyaman bekerja di tempat lain dengan gaji bulanan yang besar?. Itu jadi point besar buat saya, agar membangun komitmen di tim kami saat ini, harus!</p>
<p><em><strong>Kedua</strong></em>, bahwa manajemen yang kuat adalah modal paling berharga dalam membangun bisnis dengan jaringan pertemanan dan atau keluarga. Banyak bisnis dengan teman atau keluarga yang gagal dan hanya bertahan dalam hitungan bulan, hal ini biasanya disebabkan karena ketidaksiapan tim dalam bertansformasi dari jaringan pertemanan menjadi jaringan bisnis. Se-intim apapun kita dalam berteman, tetap sebuah perjanjian tertulis harus dilakukan, hal ini akan menjaga agar tidak timbul permasalahan selanjutnya (biasanya bersangkutan dengan uang).</p>
<p>Hmm, jadi ingat beberapa prinsip dalam membangun komitmen tim</p>
<ol>
<li>Setiap individu dalam tim harus mengetahui jelas tentang apa yang akan diperjuangkan dalam tim itu. Jika tim itu akan berdakwah, maka setiap tim harus tahu dakwah apa yang akan dilakukan, begitupun dalam bisnis, setiap individu harus tahu jelas apa yang akan dijalankan dalam bisnis itu</li>
<li>Setiap individu harus memiliki orientasi yang maju dalam membangun tim, sehingga nantinya tidak akan tergusur dan hanya menjadi <em>&#8216;penggembira&#8217;</em> di dalam tim</li>
<li>Ikhlas dan saling percaya, ini sangat penting karena setiap individu akan mencoba menyatukan idealisme pribadi menjadi idealisme tim.</li>
</ol>
<p>Sedangkan untuk menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap tim yang dibangun, setidaknya harus ada beberapa hal berikut ini :</p>
<ol>
<li>Nuansa tim yang apresiatif</li>
<li>Kepercayaan yang besar antar sesama tim</li>
<li>Kebijakan tidak berada pada seseorang saja</li>
<li>Intensifitas pertemuan (tatap muka)</li>
</ol>
<p>Nah, (katanya) jika kesemuanya diatas dapat dilakukan, maka keberhasilan tim bisnis hanya tinggal menunggu waktu saja!. hmm.. pekerjaan berat! Semangat!!!</p>
<p>Gambar diambil dari : <a href="http://www.randalldsmith.com/my_weblog/images/2008/08/03/helping_hands_only.jpg" rel="shadowbox[post-331];player=img;" target="_blank">http://www.randalldsmith.com/</a></p>
<p style="text-align: right;">Hormat Saya,<img class="alignright" src="http://www.mylivesignature.com/signatures/85713/tsauri28/e820e545a65f0ad978fa2050defbf27d.png" alt="signature" /></p>
<div id="clear"></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tsauri28.myhaley.com/blog/komitmen-tim-itu-penting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.751 seconds -->

