Hari senin lalu, seperti biasa saya melakukan ‘rutinitas’ yang menyenangkan (namun cenderung membahayakan) yaitu membuka akun saya di facebook. Seperti biasa : update status, komentari status teman-teman, catatan, foto-foto sepulang liburan hari minggu kemarin dan sebagainya (anda pun melakukan hal yang sama bukan?, hehe). Namun, ada yang menarik perhatian saya saat itu, saya lihat status Mas Enda, yang (kurang lebih) sedang mempromosikan satu alamat website baru, karena penasaran saya langsung ke TKP.
Ternyata, yang dipromosikan adalah sebuah website bertema politik bernama Politikana [dot] Com. Awalnya kurang tertarik karena temanya itu, namun setelah saya baca di bagian “tentang” website tersebut ada banyak hal yang menarik!, terdapat sebuah konsep website yang cukup cemerlang menurut saya. Begini petikan kalimatnya :
Politikana.com adalah situs politik Web 2.0 yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Wadah beropini, diskusi dan interaksi tentang “politik” dengan pengertian yang luas dengan tujuan memberikan pengalaman politik secara langsung untuk generasi online Indonesia.
Di politikana.com semua artikel ditulis oleh pengguna dan dimoderasi juga oleh pengguna, menghasilkan situs yang dinamis dan demokratis dimana “penting” dan “rating” dari sebuah konten betul-betul ada di tangan para pembaca dan penulis politikana.com itu sendiri.
Politikana.com menganut prinsip independen dan non partisan dengan tujuan akhir untuk berkontribusi nyata terhadap kemajuan Republik Indonesia dan segala isinya.
Semoga yang kita kerjakan di Politikana.com secara bersama-sama ini besar manfaatnya, untuk kita dan lingkungan kita, tidak saja sekarang tapi juga di masa yang akan datang!
Jadi website ini sedang berupaya untuk menjadi solusi keberpihakan media dalam percaturan politik di negeri ini. Pengguna adalah ‘raja’, sehingga tulisannya akan bisa muncul dari banyak pihak dan golongan, dan secara natural pengguna yang lain dapat memutuskan apakah tulisan tersebut menarik atau tidak. Luar biasa!.
Setelah era web 2.0, memang banyak bermunculan website yang menawarkan fitur-fitur yang menarik. Lahirnya banyak jejaring sosial seperti facebook, twitter dan plurk telah banyak mengubah perilaku manusia. Nah, semoga dengan lahirnya politikana.com dapat menjadi angin segar di tengah atsmofir politik di negeri kita yang sungguh tidak menyehatkan.
Saya memperkirakan situs ini dapat menjadi trend di waktu dekat, karena selain semakin dekatnya dengan pemilu, namun juga karena konsepnya yang menarik. Sehingga, meskipun orang yang antipati terhadap politik (seperti saya), ini bisa sangat menarik, bahkan bisa menjadi tempat refreshing karena topik-topiknya bisa saja yang ringan-ringan.
Penasaran ?, langsung saja daftar..
Hormat Saya,
what is the meaning of rutinitas’ yang menyenangkan (namun cenderung membahayakan) ? ![]()
antipati terhadap politik (seperti saya), but did U ever being a president of Kemakom?
(if U want to change something, U have to put in it) sstt.. ngutif ngutif ![]()
i think Mas Enda harus benar ‘netral’ yah, harus proposionalitas di tengah merontanya keinginan/harapan pribadi yang menghunjam
situs mas Enda? boljug tuh.. boleh juga
Politikana itu ya wadah politik ala gue?
Politik ala gue? Ya, gitu deh. Lagi pula, jika mau dikutak-katik dengan pendekatan grammar bahasa Arab, politikana kan bisa dijadikan dua kata: Politik dan Ana. Ana dalam bahasa Arab, artinya ya gue.
numpang promo ya… nih aku tulis Politikana.com: Politik ala Gue di sini:
http://kalipaksi.wordpress.com/2009/04/28/politikanacom-politik-ala-gue/
==========================================
Monggo, hehehe
— 29 April 2009Tag-tag yang diizinkan : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>