<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Konektivisme: Jangan Mau Belajar TIK</title>
	<atom:link href="http://tsauri28.myhaley.com/blog/konektivisme-jangan-mau-belajar-tik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/konektivisme-jangan-mau-belajar-tik/</link>
	<description>Let's Blogging !!!</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jan 2012 20:51:17 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: kiki</title>
		<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/konektivisme-jangan-mau-belajar-tik/comment-page-1/#comment-500</link>
		<dc:creator>kiki</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Oct 2010 15:31:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tsauri28.myhaley.com/blog/?p=738#comment-500</guid>
		<description>betul.kurikulum SMP dengan SMA hampir tidak ada bedanya... 
materi yang diulang-ulang... </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>betul.kurikulum SMP dengan SMA hampir tidak ada bedanya&#8230;<br />
materi yang diulang-ulang&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sandi &#039;tube&#039; Andrian</title>
		<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/konektivisme-jangan-mau-belajar-tik/comment-page-1/#comment-337</link>
		<dc:creator>Sandi &#039;tube&#039; Andrian</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 04:53:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tsauri28.myhaley.com/blog/?p=738#comment-337</guid>
		<description>Siswa yang belajar TIK saat ini masih berfikir bahwa pelajaran TIK haruslah di depan komputer dengan seabreg kemampuan atau soal yang dikerjakannya. Selain itu, apa beda nya kurikulum TIK di SMP dan SMA saat ini? masih berkutat mempelajari sebuah aplikasi yang notabene harus kita beli.  </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Siswa yang belajar TIK saat ini masih berfikir bahwa pelajaran TIK haruslah di depan komputer dengan seabreg kemampuan atau soal yang dikerjakannya. Selain itu, apa beda nya kurikulum TIK di SMP dan SMA saat ini? masih berkutat mempelajari sebuah aplikasi yang notabene harus kita beli.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tsauri28</title>
		<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/konektivisme-jangan-mau-belajar-tik/comment-page-1/#comment-282</link>
		<dc:creator>tsauri28</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2009 14:25:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tsauri28.myhaley.com/blog/?p=738#comment-282</guid>
		<description>@Naufal: terima kasih masukkannya, memang sedang terus belajar berfikir, menggambarkan dan menuliskannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Naufal: terima kasih masukkannya, memang sedang terus belajar berfikir, menggambarkan dan menuliskannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Naufal</title>
		<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/konektivisme-jangan-mau-belajar-tik/comment-page-1/#comment-277</link>
		<dc:creator>Naufal</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2009 15:39:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tsauri28.myhaley.com/blog/?p=738#comment-277</guid>
		<description>Substansi tulisan anda sudah memadai, karena begitulah materi atau kompetensi yang terapat di dalam silabus mata pelajaran TIK. Coba anda pertajam dengan pernyataan &quot;dari sisi itulah keberadaan jurusan pendidikan ilmu komputer sangat diperlukan&quot; untuk memberikan kontribusi terhadap materi TIK di sekolah. Selain itu ada baiknya judul tulisan tidak bernuansa propokasi, tetapi lebih menggugah. Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah: kebutuhan bahasa yang komunikatif, karenanya pelajari pula beberapa gaya dan cara menulis. Semoga bermanfaat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Substansi tulisan anda sudah memadai, karena begitulah materi atau kompetensi yang terapat di dalam silabus mata pelajaran TIK. Coba anda pertajam dengan pernyataan &#8220;dari sisi itulah keberadaan jurusan pendidikan ilmu komputer sangat diperlukan&#8221; untuk memberikan kontribusi terhadap materi TIK di sekolah. Selain itu ada baiknya judul tulisan tidak bernuansa propokasi, tetapi lebih menggugah. Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah: kebutuhan bahasa yang komunikatif, karenanya pelajari pula beberapa gaya dan cara menulis. Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dady</title>
		<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/konektivisme-jangan-mau-belajar-tik/comment-page-1/#comment-263</link>
		<dc:creator>dady</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 03:09:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tsauri28.myhaley.com/blog/?p=738#comment-263</guid>
		<description>mmhh good idea..
klo boleh tau program kongkrit untuk pengaplikasiannya d lapangan seperi apa... 
tanks be4..^^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mmhh good idea..<br />
klo boleh tau program kongkrit untuk pengaplikasiannya d lapangan seperi apa&#8230;<br />
tanks be4..^^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jajang_habib</title>
		<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/konektivisme-jangan-mau-belajar-tik/comment-page-1/#comment-258</link>
		<dc:creator>jajang_habib</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 04:52:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tsauri28.myhaley.com/blog/?p=738#comment-258</guid>
		<description>Pendidikan yang membebaskan diperlukn pada semua disiplin ilmu, semangat dasar yang seharusnya tertanam pada warga belajar mampu meyakini semua orang bisa, dan tidak ada guru menggurui. Ada satu sekolah alternatif di salatiga (al qoriyah thoyyibah) yang setelah saya berkunjung ke sana, sedikitnya telah berhasil melakukan metode pembelajaran demikian. Sungguh menarik kawan..semua peserta didik memegang alat, di sekolah yang di sana disebut lumbung, tempat sema aktivitas dikerjakan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pendidikan yang membebaskan diperlukn pada semua disiplin ilmu, semangat dasar yang seharusnya tertanam pada warga belajar mampu meyakini semua orang bisa, dan tidak ada guru menggurui. Ada satu sekolah alternatif di salatiga (al qoriyah thoyyibah) yang setelah saya berkunjung ke sana, sedikitnya telah berhasil melakukan metode pembelajaran demikian. Sungguh menarik kawan..semua peserta didik memegang alat, di sekolah yang di sana disebut lumbung, tempat sema aktivitas dikerjakan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: An Zhu</title>
		<link>http://tsauri28.myhaley.com/blog/konektivisme-jangan-mau-belajar-tik/comment-page-1/#comment-252</link>
		<dc:creator>An Zhu</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 13:07:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tsauri28.myhaley.com/blog/?p=738#comment-252</guid>
		<description>teringat seseorang yang pernah b&#039;janji kalo ga akhir mei maka awal Juni. duka tah emut henteu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>teringat seseorang yang pernah b&#8217;janji kalo ga akhir mei maka awal Juni. duka tah emut henteu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.515 seconds -->

