Hari ini (17/08/09) bangsa Indonesia merayakan “kemerdekaan bangsa” yang ke-64, suatu momen sakral dari perjalanan sejarah bangsa dan negara ini.
Apabila ditilik dalam naskah proklamasi, disebutkan:
“Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia”
Di sana jelas bahwa yang merdeka adalah bangsa Indonesia, artinya manusia-manusia Indonesia-lah yang merdeka, bukan negara sebagai simbol ataupun pemerintah sebagai perangkat. Sehingga kita harus sadar bahwa diri kita sendirilah yang harus memperjuangkan kemerdekaan kita dari berbagai bentuk kolonialisme seperti penjajahan ekonomi, pendidikan dan pemikiran — jangan terjebak bahwa yang merdeka adalah (hanya) negara Indonesia sebagai simbol.

Di masa perkembangan teknologi saat ini, banyak masyarakat yang mengekspresikan rasa kemerdekaannya dengan kreatif melalui banyak media layanan internet, seperti lahirnya gerakan #indonesiaunite di twitter dengan jargonnya “Kami tidak takut..!!”, sebuah ekspresi kemerdekaan untuk melawan terorisme yang sedang marak di negeri ini. Hal ini sebuah gerakan yang sangat positif, dimana bangsa ini sudah mulai ‘lupa’ dengan makna kemerdekaan yang sesungguhnya.
Dalam era ini dimana maraknya aplikasi internet bernama aplikasi web 2.0 memungkinkan setiap orang untuk mengekspresikan dirinya dengan berbagai media seperti foto, video dan tulisan, sehingga ruang untuk menyuarakan kemerdekaan semakin bertambah luas, tinggal sebesar apa kesadaran kita memanfaatkan itu semua.
Hormat Saya,

selamat ber-ramadan, kawans
semoga bisa menginspirasi di 11 bulan lainnya untuk berbuat baik dan menjadi lebih baik lagi.. Minal Aidinh Wal Faizin, Aminin..
-BakuDara.Com-
Tag-tag yang diizinkan : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>