ExpoCom 2008 : bergelut Dengan Dollar
Tadi pagi tidak sengaja diajak oleh teman untuk berkunjung ke pameran komputer ExpoCom 2008 (katanya pameran terakhir di 2008), awalnya tidak begitu niat apalagi ketika berpikir saat ini kurs rupiah sedang tidak menentu, tapi akhirnya dipikirkan lagi kayaknya asyik karena sudah lama tidak berkunjung ke event semacam ini sejak setahun yang lalu (bahkan lebih ~ tidak ingat
) dan ditambah lagi kakak nitip untuk beli RAM untuk upgrade komputer di rumahnya. Akhirnya yaaa… berangkaaat…!

Setelah melalui perjalanan yang membuat ngantuk berat, akhirnya kami tiba di gedung Landmark Braga, sedikit lengang memang suasana di sana (sesuai perkiraan awal) tapi kami tetap bersemangat, setidaknya untuk update pengetahuan harga hardware disaat rupiah terprosok hingga 11 ribu rupiah per dollar Amerika.
Ketika masuk, stand-stand disana terlihat tidak terlalu banyak dari pameran biasanya, namun bagi saya sebagai pengunjung justru merasa lebih nyaman karena tidak terlalu sumpek seperti biasanya. Seperti biasa stand-stand berasal dari toko-toko komputer se-Bandung dan sekitarnya ditambah (mungkin) dari beberapa vendor yang khusus membuka stand di pameran ini. Produk-produk terbaru sampai barang second memenuhi setiap stand yang kami lihat dan ajak ngobrol basa-basi
.
Ada beberapa yang menarik hasrat konsumtif saya menggebu, diantaranya laptop-laptop berukuran mini. Produk Acer sampai Zyrec (produk dalam negeri) kelihatannya sedang berlomba mengeluarkan varian produk yang beragam, diantaranya laptop berukuran kecil (LCD 10″ sampai 12″). Bagi saya yang sedang banyak maunya mengahadapi akhir-akhir masa kuliah, laptop yang small, compact and high quality jadi impian nomor satu dari daftar hasrat konsumtif
.

Namun sayang sekaligus kasihan, dengan kondisi rupiah yang diombang-ambing krisis global saat ini membuat produk-produk elektronika menjadi sangat melonjak!, usaha ini menjadi sangat lesu dibuatnya, konon kabarnya (sumbernya saya lupa tidak catat) penjualan barang elektronika khususnya produk komputer turun hingga 50%. Pufh…
Setelah lelah berputar-putar (mungkin sampai 4 kali putaran), saya mulai berpikir untuk kembali ke jalan yang benar tujuan awal yaitu membeli RAM buat komputer teteh, tidak lama langsung menuju salah satu stand, tanya-tanya sebentar dan tawar-tawar harga, deal beli deh DDR 512 Visipro dengan harga yang cukup mahal (karena kena imbas dollar juga).
Karena lelah, kami langsung keluar dari ruangan pameran, eh.. ternyata hujan sangat lebat di luar saat itu. Sebetulnya bawa payung, tapi melihat hujan yang begitu besar kami memutuskan untuk duduk-duduk sebentar di lobby landmark. Setelah sedikit reda, kami pun pulang dengan sebuah DDR dibungkus brosur-brosur yang tadi diambil dari stand-stand yang dikunjungi.
ExpoCom 2008 : bergelut Dengan Dollar !!
Hormat Saya,




