Skip to content
Mar 8 / tsauri28

Belajar dari Putra Malang

Mas Donny, demikian saya memanggil sosok muda, enerjik dan inspiratif ini. Pertama kali kenal dan berkenalan di acara Festival Entrepreneurship 2009 yang diadakan oleh komunitas Tangan di Atas (TDA), pada saat itu beliau dan perusahaannya mendapatkan penghargaan Inspiring Creative Business of the year”, hal ini (mungkin) karena meskipun beliau masih muda, selain kreatif ternyata capaiannya juga sungguh luar biasa (merambah sampai Malaysia lho!).

Awal bisnisnya adalah membuat toko komputer “patungan” pada tahun 2001 dengan beberapa temannya. Bermodalkan hanya 600 ribu rupiah hasil patungan, jadilah toko komputer bernama WM Komputer. Modal 600 ribu itu digunakan untuk merenovasi ruangan yang pada awalnya bekas penyembelihan hewan dan membeli beberapa komponen komputer dari Surabaya, coba bayangkan cukup membeli komponen apa saja!? :D . Tapi sungguh luar biasa hasilnya, dengan menerapkan “take action now!” di bulan ke-2, omset tokonya sudah mencapai 30 juta rupiah!, subhanallah..

Namun, singkat cerita bisnis pertama-nya itu harus berakhir di tahun ke-4, dikarenakan oleh banyak hal, beberapa teman mas Donny pun mulai berguguran dan ada yang menyerah untuk menjadi TDB saja (karyawan). Tetapi, sosok pekerja keras ini tidak menyerah, dengan bekal pengalaman yang didapat pada “kuliah bisnis” sebelumnya itu dia kembali merintis usaha dan pindah ke Malang (dari Lawang), dan membangun Winner Tech dan Simply Interactive.


Winner Tech adalah perusahaan penyedia laboratorium bahasa, sedangkan Simply Interactive adalah perusahaan pembuat software-software pembelajaran komputer. Kedua perusahaan itu dibesarkan dengan penuh dedikasi, sampai akhirnya pada tahun 2009 ini memiliki capaian yang luar biasa. Badai krisis global mungkin tidak diperdulikannya, karena memang omsetnya terus menanjak ! :) . Nah, untuk lebih banyak belajar dari Mas Donny, blognya di http://donnykris.blogspot.com/ .

Kesimpulan dan pelajaran yang saya dapatkan dari sosok ini diantaranya adalah :

  1. Memulai bisnis itu tidak sulit, cukup keberanian memulai dan mau belajar. Modal (finansial) dan kepakaran terhadap bisnis kita ternyata bukan yang utama, karena keduanya dapat diperoleh setelah memulainya
  2. Take Action Now, jangan banyak pertimbangan untuk memulai bisnis. Toh, proses sendiri yang akan ‘membesarkan’ kita
  3. Tidak cepat ‘puas’ dengan capaian, selalu yakin bahwa kita mampu untuk mencapai lebih dari itu
  4. Tidak lupa banyak bersyukur atas petunjuk-Nya
  5. Banyak Berbagi, tularkan energi positif – epos (pinjam istilah dari pak Jamil-red) ke siapapun

Demikian, mudah-mudahan memberikan inspirasi untuk anda.

Hormat Saya,signature

7 Comments

leave a comment
  1. Donnie / Mar 8 2009

    Loh Mas Sufyan, koq ‘saya’ sudah ada disini?

  2. tsauri28 / Mar 8 2009

    Gak apa-apa kan mas, ayoo.. itung-itung menebar Epos. :)

  3. An Zhu / Mar 8 2009

    ok.. i think.. i agreed with U
    hiji TAN
    dua Jangan cepat PUAS
    tilu Banyak bersyukur
    opat Share, take and give/epos

    so, slow but sure yang penting.. memang benar bahwa ketika kita udah mencanangkan niat, maka pasti akn terbentanglah jaln. there is a will so there is a way..

  4. jayh / Mar 10 2009

    beja2 offline, ah si bedul teh.. hehehe alus euy blogna.
    good..

  5. Asep Mulyana / Mar 10 2009

    kang asep, sami yeuh namina. blog walking kang. Salam FUNtastik!

  6. T' Na di Bogor / Mar 12 2009

    Alhamdulillah! gaduh rai teh rajin yeuh sok atuh connect ka Oom Didit biar ketularan rajinna.

Trackbacks and Pingbacks

  1. Titik - Titik Pemikiran » Belajar Dari Putra Malang
Leave a Comment